SINDOBatam

Opini+

Jungkir Balik+

Perang Melawan Kanker lewat Game

Perang Melawan Kanker lewat Game
Steven Gonzalez

Hidup sehat dan bisa bermain dengan teman-teman merupakan impian semua anak di dunia. Namun tidak bagi Steven Gonzalez. Di usia 12 tahun, ia harus berjuang melawan penyakit ganas yang diidapnya. Bocah kelahiran Texas ini, divonis dokter mengidap kanker darah (Leukimia Myelogenous) akut, dan memiliki harapan hidup hanya dua persen saja.

Di saat masa krisis dan jauh dari teman-teman bermainnya, Steven malah membuat dunia terkejut. Ia mematahkan diagnosa dokter dan selamat, meski sistem kekebalan tubuhnya melemah sehingga memaksanya masuk ke dalam ruang isolasi selama 100 hari. Setelah sembuh, Steven malah ingin membantu pasien kanker lain seusianya. Alhasil, ia menciptakan aplikasi game yang diberi nama Play Against Cancer.

Game itu menceritakan seorang tokoh superhero yang berperang melawan sel kanker yang diilustrasikan sebagai monster berwarna hijau. Dalam game tersebut, para pemainnya harus menghancurkan hantu berwarna hijau tadi. Ide menciptakan game, Steven dapatkan di sela-sela kesehariannya menjalani kemoterapi dan transplantasi darah, di Rumah Sakit Kanker MD Anderson Cancer Center Anak (CCH). Dalam wawancara dengan situs Mashable, ia mengaku bahagia dan tubuhnya merasa lebih baik ketika bermain game.

Dibantu pamannya Eddie Gonzalez, Steven saat ini terus mengembangkan game buatannya itu. Dengan dukungan penuh keluarganya, ia mendirikan perusahaan Olimpiade Survivor. Lewat perusahaan ini, ia menjalani misinya membantu menyembuhkan anak-anak penderita kanker. Menggunakan bendera Olimpiade Survivor, pengembangan game ini bertujuan menjadikan game tersebut sebagai permainan yang dimainkan komunitas. Dengan itu, semua pasien kanker selain bermain game juga bisa berhubungan, saling mengenal, dan bercerita di antara mereka.

Dalam pengembangan game-nya, Steven memperkuat misinya dengan menyelipkan pesan tegas mengajak para penderita kanker untuk perang melawan penyakit ganas itu. Ia juga mengajak penderita kanker untuk tidak mudah menyerah dan menjadi pahlawan untuk dirinya sendiri. Meski pengembangan masih versi beta (percobaan), game Play Againts Cancer kini sudah mencapai level 18. Pemain yang mampu tembus serta menang di level ini langsung mendapat pesan “Kamu Mengalahkan Kanker.”

Pesan tersebut ditampilkan, agar anak pasien penderita kanker tetap optimistis dan semangat berjuang melawan penyakit yang diderita, seperti apa yang telah ia rasakan di masa kecilnya. Selain membuat game, Steven juga mengembangkan The Survivor Games, yaitu jaringan sosial dan komunitas online untuk anak-anak usia 6 hingga 12 tahun ke atas. Tujuan The Survivor Games adalah membawa kekuatan penyembuhan untuk komunitas kanker.

Menggunakan sistem berbasis video game, jaringan soal ini dibuat supaya penggunanya merasa normal dan melupakan penyakitnya. Selain itu, mereka tidak merasa terisolasi atau berbeda, serta dapat berbicara dengan anak-anak lain tentang sesuatu yang mereka mainkan. Memasuki usia ke-19, programer asal Texas, Amerika Serikat ini sering menjadi pembicara di konferensi Technology, Entertainment, and Design (TED) tentang kekuatan penyembuhan dari video game.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com