SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Peremajaan Oranje

  • Reporter:
  • Selasa, 27 Maret 2018 | 15:51
  • Dibaca : 101 kali
Peremajaan Oranje

CAROUGE – Reputasi timnas Belanda sedang di titik nadir. Kegagalan tampil di Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018 memupus reputasi Oranje sebagai kiblat sepak bola dunia. Ronald Koeman mendapat beban mengembalikan reputasi Belanda.

Oranjedi bawah Koeman juga memasuki era transisi setelah beberapa pemain lawas yang menjadi tulang punggung timnas Belanda dalam 10 tahun terakhir memutuskan gantung sepatu. Ada Arjen Robben dan gelandang Wesley Sneijder serta Dirk Kuyt yang undur dari skuad timnas pada 2017. Sinyalemen operasi wajah timnas Belanda versi mantan pelatih Everton itu sudah terlihat dari daftar pemain yang dipanggil pada laga uji coba melawan Inggris dan Portugal. Ada peremajaan yang dilakukan Koeman, karena hanya satu pemain berusia 31 tahun, yaitu Ryan Babel. Tapi, Babel tidak diturunkan saat uji coba melawan Inggris, Jumat (23/3).

Pelatih berusia 55 tahun itu memilih Bast Dost yang berusia tiga tahun lebih muda dari Babel. Jika dibuat rata-rata, usia pemain Belanda yang dipanggil Koeman berada di angka 25 sampai 26 tahun. Koeman juga cukup berani memanggil lima pemain berusia di bawah 21 tahun dalam daftar yang dibawa. Koeman berani mengabaikan pencetak gol sepanjang masa Belanda Robin van Persie sekalipun mantan pemain Arsenal dan Manchester United itu belum pernah menyatakan pensiun dari timnas Belanda. Van Persie juga mulai produktif bersama Feyenoord dengan mencetak empat gol dari delapan penampilan. “Dia harus bugar lebih dulu. Dia kembali menunjukkan kualitasnya kemarin (mencetak tiga gol melawan Zwolle),” kata Koeman, dikutip espnfc.

Debut Koeman bersama timnas Belanda di periode kepelatihannya setelah 35 tahun melawan Inggris gagal berakhir manis. Virgil van Dijk dkk menyerah 0-1 melalui gol Jesse Lingard pada menit ke-59. Tapi, dari sisi permainan, Koeman memberikan sinyalemen jika Belanda menuju ke situasi yang lebih baik. Kalah penguasaan bola melawan Inggris, mereka melakukan tekanan dengan percobaan tendangan lebih banyak. Ada 13 usaha, enam di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Inggris yang disebut sedang berada dalam periode terbaik hanya melakukan tiga kali tembakan ke gawang dari 11 usaha yang dilakukan.

Koeman tetap dianggap sebagai pelatih yang paling pas menangani De Oranje. Sebagai pemain, dia menjadi bagian dari generasi emas Belanda bersama Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard yang menghadirkan gelar Piala Eropa 1988 di bawah kepelatihan Louis van Gaal. Dia juga merasakan sentuhan sepak bola indah di bawah tangan dingin Rinus Michels dan Johan Cruyff serta menjadi bagian dari Dream TeamBarcelona. Koeman juga menorehkan sejarah dengan mendapatkan tiga gelar bersama PSV saat menjadi anak asuh Guus Hiddink. “Menangani Belanda adalah tantangan besar. Saya ingin membawa negara ini kembali berkembang. Kami gagal di dua turnamen besar. Namun, kami menganggap ini saatnya untuk mengambil manfaat,” kata Koeman, dikutip Daily Mail.

Selanjutnya, dia akan membawa Belanda menghadapi Portugal di Stade de Geneve, Carouge, dini hari nanti. Saat melawan Inggris, hanya ada dua muka baru dalam line-upyang diturunkan, yaitu Hans Hateboer dan Matthijs de Ligt. Dua pemain yang disebut sebagai bagian dari peremajaan skuad Belanda. Sisanya merupakan warisan lama, termasuk mereka yang gagal mengangkat Belanda ke Rusia. “Tentu saja kami bermain untuk menang. Bagi saya, yang penting adalah ketika kami memainkan dua pertandingan ini lebih untuk persiapan ke National League Liga Bangsa-Bangsa,” tandasnya.

Sementara Portugal terus menunjukkan kekuatan mental mereka saat menjalani uji coba melawan Mesir. Sempat tertinggal 0-1, mereka kemudian bangkit dan meraih kemenangan 2-1 melalui gol Cristiano Ronaldo pada menit ke-90+2 dan 90+4. Gol yang membuat Ronaldo masuk tiga besar pencetak gol terbanyak bersama timnas dengan 81 golnya. Dia melewati pemain Jepang Kunishige Kamamoto dan hanya kalah dari Ferenc Puskas (84 gol) serta penyerang Iran Ali Daei yang berada di daftar teratas pencetak gol terbanyak dengan 104 gol.

Pelatih Portugal Fernando Santos mengakui jika timnya tidak banyak membuat peluang. Tapi, mereka tetap memiliki kesempatan mencetak gol. “Sekarang, kami fokus pada laga selanjutnya. Terima kasih untuk determinasi yang ditunjukkan seluruh tim agar bisa meraih kemenangan,” tandas Santos.

Ma’ruf

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com