SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Perlu Jaminan Perekrutan Pekerja Lokal

  • Reporter:
  • Rabu, 22 Januari 2020 | 09:57
  • Dibaca : 109 kali
Perlu Jaminan Perekrutan Pekerja Lokal
Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama manajemen PT Saipem Karimun Yard meninjau pemotongan pelat besi di PT Saipem Karimun Yard, beberapa waktu lalu. /ERNIS HUTABARAT

KARIMUN – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Karimun Sumardi mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun membentuk aturan khusus untuk menjamin pekerja lokal. Aturan itu bisa berupa Peraturan Bupati atau juga Peraturan Daerah (Perda).

“Aturan ini sangat perlu mengingat Pemerintah Daerah dalam setiap kesempatan menekankan kepada para investor dan perusahaan yang ada untuk mengutamakan pekerja lokal. Program ini dinilai sangat baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Karimun ke depan,” ujarnya, Selasa (21/1).

Ia mengungkapkan, mendukung upaya Bupati tersebut. Namun, komitmen tersebut perlu dituangkan dalam aturan khusus agar pengusaha merealisasikan keinginan Bupati tersebut.

“Bupati pada setiap kesempatan selalu berbicara agar memperioritaskan pekerja lokal, nah komitmen ini perlu dituangkan secara hukum,” kata Sumardi.

Dia mengatakan, masyarakat Kabupaten Karimun perlu ada jaminan tentang komitmen dalam mempekerjakan pekerja lokal sehingga dalam perjalannya setiap perusahaan dapat diawasi.

“Kan kalau ada Perbub atau Perda semakin bagus. Masyarakat merasa nyaman dan perusahaan tidak bertindak semena-mena dalam merekrut tenaga kerja,” kata dia.

Dia menjelaskan, persoalan porsi pekerja lokal pada perusahaan yang melakukan kegiatannya di Kabupaten Karimun selalu menjadi polemik. Pada tahun-tahun sebelumnya, masyarakat pernah melakukan pengecekan pada perusahaan untuk melihat dan memastikan tenaga kerja asing yang selalu mendominasi dipekerjakan.

“Kita tidak mau lagi ada gejolak-gejolak. Makanya kita minta Pemerintah Daerah membuat payung hukumnya,” kata Sumardi.

Untuk diketahui, PT Saipem dan PT PT Grace Rich Marine dalam waktu dekat ini membutuhkan pekerja hingga puluhan ribu orang, kesempatan ini menjadi harapan baru bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karimun untuk mendapatkan pekerjaan.

Branch Manager PT Saipem Indonesia Ernesto De Franco mengatakan, akhir tahun 2019, perusahaan tersebut mendapatkan proyek pemotongan pelat besi untuk Project Phase 1 Hub/Terminal Marine Civil dan Facilities Scope yang diperkirakan pengerjaannya hingga Maret 2020 dengan pekerja sekita 1.000 orang. Dan kembali mendapat tiga proyek tahun ini.

Ketiga proyek tersebut yaitu Project Tortue, pemesan dari British Petroleum Mauritania Limited Service. Kemudian Formosa, pesanan dari Negara Taiwan, yang akan dikerjakan pada Tahun 2020. Dan ketiga Neart na Gaoithe, pesanan dari Negara Skotlandia.

“Jadi itu semua kita kerjakan di 2020. Jadi kalau untuk tenaga kerjanya untuk masing-masing Project Tortue yaitu sekitar 2.500 tenaga kerja, Formosa membutuhkan sekitar 1.200 tenaga kerja dan NnG membutuhkan sekitar 1.300 tenaga kerja. Jadi total keseluruhan kekitar 5.000 pekerja,” katanya.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, dengan masuknya proyek-proyek ke Kabupaten Karimun akan mendorong tumbuhnya perekonomian dan juga dapat membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya. Disamping itu, akan menambah ekonomi kerakyatan secara langsung kepada masyarakat melalui bisnis seperti rumah kontrakan restauran dan lainnya.

“Namun jangan lupa. Saya berharap komitmennya dari PT Saipem Indonesia dalam memperkerjakan tenaga kerja lokal yang harus didahulukan,” tegasnya.

ernis hutabarat

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com