SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

PERSAINGAN CALON DPD Masyarakat Punya Banyak Pilihan

  • Reporter:
  • Selasa, 17 April 2018 | 15:38
  • Dibaca : 315 kali
PERSAINGAN CALON DPD Masyarakat Punya Banyak Pilihan

BATAM – Banyak tokoh-tokoh berpengalaman yang maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Kepri. Masyarakat pun diuntungkan karena memiliki banyak alternatif dalam menentukan pilihan.

Dosen Politeknik Negeri Batam Muhammad Zainuddin menilai para tokoh-tokoh tersebut memiliki kapasitas dan kompetensi yang tidak perlu diragukan lagi. Ia mencontohkan Mustofa Widjaja yang memiliki segudang pengalaman di Batam karena pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Ada juga tiga anggota DPD seperti Haripinto Tanoewidjaja, Hardi S Hood, dan M Nabil.

Kemudian, Surya Makmur dan Sukri Fahrial yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kepri. Kedua anggota wakil rakyat tersebut dinilai juga memiliki pengalaman di pemerintahan. Sehingga dengan kemampuan yang dimiliki oleh para calon tersebut nantinya tidak perlu belajar banyak saat terpilih menjadi senator.

“Banyak tokoh yang berpengalaman sangat bagus, artinya masyarakat banyak pilihan untuk memilih figur untuk mewakili Kepri,” jelasnya.

Ia sangat mendukung jika calon anggota DPD Kepri ini didominasi oleh tokoh yang sudah memiliki banyak pengalaman di pemerintahan dan juga memahami wilayah Kepri secara keseluruhan. Sehingga dalam persaingan figur sendiri diyakini akan bisa berjalan dengan baik.

Yang perlu dilakukan, kata Zainuddin, DPD harus bisa mendorong kewenangan dan fungsinya lebih kuat di pusat, sehingga aspirasi-aspirasi dari daerah bisa diperjuangkan. Pada dasarnya DPD dan DPR memiliki dua fungsi yang sama yakni sebagai alat kontrol pemerintah pusat, hanya saja dalam peranannya DPD tidak bisa seperti DPR. Sehingga dengan keterbatasan kewenangan itu membuat apa yang menjadi usulan daerah sulit untuk diperjuangkan, karena itu hal ini yang harus menjadi perhatian bagi calon senator yang akan mengikuti pemilu 2019 mendatang. Yakni bagaimana bisa mendorong fungsi dan kewenangannya di pusat untuk memperjuangkan kepentingan yang ada didaerah.

“Keberadaan DPD sangat penting karena sebagai wakil daerah, meskipun kewenangannya memang tidak seperti DPR. Namun keduanya sama-sama pengontrol pemerintah,” kata Zainuddin.

Pengamatan Politik Kepri Zamzami Karim mengatakan persaingan di DPD relatif lebih mudah jika dibandingkan dengan menjadi calon anggota DPR. Sebab selain harus bersaing dengan calon-calon dari partai lainnya, juga harus bersaing dengan rekan-rekan satu partai, sehingga tidak heran jika memang banyak yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota DPD.

Kemudian pencalonan di DPD juga tidak perlu memakai partai, sehingga lebih mudah dan bebas dari mahar. Berbeda dengan DPR yang harus melalui partai yang harus melalui prosedur yang semakin rumit dan mungkin juga ada beberapa partai yang meminta mahar.

“Jadi untuk DPD memang lebih kepada figur dan memang lebih mudah jika dibandingkan dengan DPR,” jelasnya.

Zamzami menilai peran DPD masih tetap terbatas jika tak ada perubahan konstitusi. Sehingga siapa pun tokoh yang nanti duduk di DPD tidak akan bisa berperan lebih besar di parlemen.

“Kita saat ini juga punya tiga anggota DPR mewakili Kepri, tidak terlihat jelas sumbangsih mereka bagi perkembangan Kepri padahal mereka punya hak-hak legislator yang besar. Apalagi dengan DPD yang haknya terbatas,” jelasnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com