SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pertamina Tambah Kuota Premium

  • Reporter:
  • Senin, 20 Maret 2017 | 14:07
  • Dibaca : 232 kali
Pertamina Tambah Kuota Premium
Petugas SPBU di Batam Centre melayani konsumen yang membeli premium. Foto Teguh Prihatna.

BATAM KOTA – Pertamina menambah penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium bagi kebutuhan warga Batam. Bila tahun 2016 lalu penyaluran rata-rata 17.000 kiloliter per bulan, mulai awal 2017 naik menjadi 18.000 kiloliter.

Meski demikian, warga Batam selalu kesulitan mendapatkan premium yang harganya cukup ringan di kantong. Sebab terkadang premium sulit didapatkan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar umum (SPBU). Bilapun ada, antrea kendaraan cukup panjang guna mendapatkan premium.

“Tahun 2016 penyaluran Premium rata-rata sekitar 17.000 kiloliter per bulan. Awal tahun ini, penyalurannya sudah mencapai 18.000 kiloliter per bulan. Ada kenaikan sekitar enam persen,” kata Area Manager Communication and Relations Pertamina Sumbagut, Fitri Erika, Minggu (19/3).

Dia membantah dugaan perusahaannya mengurangi pasokan premium di Batam yang menyebabkan ketersediaan bahan bakar itu terbatas di SPBU. Menurut Erika, tren konsumsi BBM Premium yang cenderung meningkat pada awal tahun 2017 sehingga menimbulkan kesan pengurangan pasokan. “Penyaluran Premium tetap berlangsung normal dan stok tersedia dalam jumlah yang cukup,” ujarnya.

Pertamina tidak melakukan pengurangan pasokan premium. Guna mencukupi kebutuhan masyarakat, BUMN itu merespon dengan menyediakan BBM dengan jumlah yang cukup di terminal BBM. Tidak hanya premium, Pertamina mencatat tren peningkatan konsumsi juga terjadi pada produk pertalite.

Pada 2016 konsumsi Pertalite di Batam sekitar 5.380 kiloliter per bulan. Sedangkan pada awal 2017 bertambah menjadi 6.200 kiloliter per bulan atau naik 15 persen.
“Baik premium maupun pertalite, tetap tersedia dalam jumlah yang cukup dan tetap didistribusikan secara normal. Pasokan BBM Premium melalui 36 SPBU di Batam juga tetap berlangsung,” kata Erika.

Beberapa pekan terakhir, antrean pengisian bahan bakar premium di sejumlah SPBU terlihat mengular. Salah seorang warga, Putra mengaku kesulitan mendapatkan premium, walaupun ada pengendara harus rela mengantre.

Saat mendatangi SPBU berada di samping Kantor Pertamina di Batam Centre tidak menemukan premium. Operator SPBU mengatakan sudah kehabisan premium sejak siang hari.

Dia mengaku kesal karena kesulitan mendapatkan premium. Sebab terpaksa harus membeli pertalite dengan selisih harga yang dirasa cukup besar. “Kalau bagi orang kecil seperti saya ini, selisih sedikit saja lumayan terasa,” kata Putra menggerutu.

Warga lainnya, Anton mengatakan, untuk mendapatkan premium pengendara harus rela antre cukup panjang. Hal ini terlihat di sejumlah SPBU dimana antrean di mesin pengisian premium selalu panjang. “Premium ada, tapi harus ngantre panjang. Ini sudah terjadi hampir satu bulan terakhir,” ujarnya. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com