SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Perusahaan Wajib Bayar THR Tepat Waktu

  • Reporter:
  • Kamis, 23 Mei 2019 | 12:43
  • Dibaca : 109 kali
Perusahaan Wajib Bayar THR Tepat Waktu
ilustrasi

SEKUPANG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mengimbau kepada seluruh perusahaan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) tepat waktu. Jika THR tidak dibayarkan dalam H-7 Lebaran, maka akan ada sanksi teguran secara tertulis dan administratif.

Kepala Disnaker Kota Batam Rudi Sakyakirti mengaku telah mengedarkan surat edaran terkait pembayaran THR. Pihaknya mengimbau kepada perusahaan-perusahaan untuk bisa memenuhi hak-hak karyawannya.

“Sesuai dengan peraturan dari Kemenaker, pembayaran THR mulai dari satu bulan hingga satu tahun kerja. Dan harus dibayar paling cepat dua minggu atau seminggu sebelum Lebaran,” ujarnya, Rabu (22/5).

Ia menjelaskan, terkait pembayaran THR selama ini tidak ada masalah. Namun demikian pihaknya tetap membuka posko pengaduan terkait adanya keterlambatan atau tidak dibayarkannya hak karyawan tersebut. Disnaker akan memfasilitasi antara karyawan dan pihak perusahaan mencari solusinya.

“Jika nanti ada yang merasa dirugikan bisa melapor ke Disnaker di Sekupang. Kami akan memfasilitasi,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui hukuman paling berat bagi para pelaku usaha yang tak membayarkan THR ke karyawannya yaitu diberikan pembatasan kegiatan usaha. Kemenaker sudah memberikan edaran kepada daerah untuk membentuk posko pengaduan. Untuk mengantisipasi hal itu, pemerintah sudah bersiap untuk mengantisipasi aduan yang masuk melalui posko aduan.

Pemberian THR sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja atau buruh. Terkait besaran THR, tergantung dari kesepakatan antara perusahaan dengan karyawan.

Hal ini biasanya tertuang pada perjanjian kerja, peraturan perusahaan (PP) serta perjanjian kerja bersama (PKB), atau berdasarkan kebiasaan yang telah dilakukan perusahaan.

“Silakan buat pengaduan jika memang haknya untuk mendapatkan THR belum diterima,” ujarnya. ahmad rohmadi/agung dedi lazuardi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com