SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Peserta Kesulitan Jalani Tes Seleksi CPNS, Natuna Akan Ajukan Sistem Ranking

  • Reporter:
  • Kamis, 15 November 2018 | 10:10
  • Dibaca : 168 kali
Peserta Kesulitan Jalani Tes Seleksi CPNS, Natuna Akan Ajukan Sistem Ranking
ilustrasi.

NATUNA – Aturan Kementerian PAN-RB mengenai penggunaan passing grade atau nilai ambang bawah dalam tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 membuat peserta kesulitan menjalani ujian.

Peserta CPNS di Kabupaten Natuna yang lulus administrasi dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebanyak 2.035 peserta. Namun hingga hari ke-6 pelaksanaan tes, Selasa (13/11), baru 27 peserta lulus SKD.

“Ini tidak hanya terjadi di Natuna, tapi seluruh kabupaten di Indonesia mengeluhkan hal yang sama,” ungkap Kepala BKPP Natuna Ewita Yuda di SMAN 1 Ranai, Rabu (14/11).

Melihat kondisi ini, Ewita mengatakan, Pemkab Natuna akan menyurati Kementerian PAN-RB agar tidak memberlakukan sistem passing grade dalam proses penerimaan CPNS,  tetapi menggunakan sistem rangking. “Kalau mengikuti passing grade, maka akan banyak formasi kosong dari kuota CPNS yang kita butuhkan,” katanya.

Ewita menginginkan, ada tiga peserta lulus SKD di setiap formasi dan melanjutkan ke tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Sehingga 291 formasi yang dibutuhkan dapat terisi.

“Untuk itu, kita mengupayakan semaksimal mungkin agar sistem rangking ini dapat disetujui Kementerian Pan-RB,” harap Ewita.

Dikutip dari Humas Men PAN-RB, salah satu tahapan penting dalam seleksi CPNS adalah SKD. Tahapan ini harus dilalui pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS 2018 menggunakan sistem Computer  Assisted  Test (CAT), dan kelulusan menggunakan nilai ambang batas (passing grade). Nilai SKD memiliki bobot 40 persen, sementara Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) 60 persen.

Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja menjelaskan, setiap peserta SKD harus mengerjakan 100 soal terdiri dari soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal,  dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal.

Andra, salah seorang peserta tes CPNS di Natuna, sangat berharap agar penerapan rangking dapat disetujui Kementerian PAN-RB. “Kalau soal uji materi insya Allah kami mampu. Tapi karena singkatnya waktu ujian, membuat banyak peserta gagal melanjutkan ke tahapan berikutnya,” katanya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com