SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Petugas KPPS Dilarikan ke Rumah Sakit, Alami Pendarahan saat Rekapitulasi Suara

  • Reporter:
  • Rabu, 24 April 2019 | 09:39
  • Dibaca : 83 kali
Petugas KPPS Dilarikan ke Rumah Sakit, Alami Pendarahan saat Rekapitulasi Suara
ilustrasi

KARIMUN – Seorang Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral dilarikan ke rumah sakit saat mengikuti proses rekapitulasi perolehan suara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Meral.

Berdasarkan informasi dihimpun, anggota KPPS yang diketahui seorang perempuan itu mengalami pendarahan saat proses rekapitulasi. Perihal itu dibenarkan Komisioner KPU Karimun Ahmad Shulton saat dikonfirmasi, Selasa (23/4) sore. Menurutnya, anggota KPPS yang mengalami pendarahan itu sedang dalam kondisi hamil dan kejadiannya saat proses rekapitulasi sedang berjalan. “Perempuan itu kelelahan karena sedang hamil sehingga tidak disengaja mengalami pendarahan. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit oleh anggota lainnya untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Shulton.

Dia mengatakan setelah mendapatkan perawatan medis, kondisi anggota KPPS yang namanya enggan disebutkan itu perlahan membaik dan telah diizinkan pulang oleh pihak RSUD Muhammad Sani. “Kondisinya sudah baik dan dibolehkan pulang oleh dokter yang menanganinya,” katanya.

Shulton mengatakan, pendarahan yang dialami oleh petugas KPPS itu disebabkan ia kelamaan duduk saat mengikuti rekapitulasi perolehan suara. Proses yang berjalan panjang membuat kondisinya drop dan harus diistirahatkan.

Dia mengatakan, selain anggota KPPS Baran Timur, satu orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Meral Barat juga dilarikan ke rumah sakit karena kondisi tubuhnya drop. Ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit dikarenakan kelelahan mengikuti proses rekapitulasi perolehan suara di tempatnya bertugas. “Satu orang anggota PPK juga dilarikan ke RSUD Muhammad Sani tadi malam (senin) sekira pukul 8 malam karena kelelahan dan harus istirahat,” katanya.

Terhadapnya, sambung Shulton, juga keadaannya perlahan membaik dan sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. Ia sudah diizinkam KPU untuk beristirahat hingga kondisinya kembali sehat. “Biar dia istirahat saja di rumah. Saat ini pun proses rekapitulasi tetap berlangsung meski ada yang jatuh sakit, artinya bisa ditangani oleh rekannya yang lain tanpa ada hambatan,” katanya.

**Berikan Layanan Kesehatan kepada Petugas Pemilu
Menjaga kondisi petugas yang bekerja dalam mensukseskan penyelenggaraan pemilu, Pemerintah Kabupaten Karimun menurunkan tim medis ke kecamatan tempat perhitungan suara berlangsung untuk memastikan kesehatan petugas. Hal tersebut dilakukan mengingat proses rekapitulasi perolehan suara ditingkat kecamatan se kabupaten masih terus berlangsung. Sementara kondisi fisik beberapa petugas di Kabupaten Karimun terus menurun, bahkan sudah ada yang meninggal dunia.

Komisioner KPU Ahmad Sulthon mengatakan, pemeriksaan kesehatan terhadap petugas di lokasi rekapitulasi suara seluruh kecamatan dilakukan atas inisiatif pemerintah daerah Kabupaten Karimun, melalui seluruh camat dan berkoordinasi dengan Puskesmas. “Sejak tadi pagi petugas kita di semua PPK yang masih melakukan rekapitulasi disediakan tim medis, itu inisiatif dari pemerintah untuk mengecek dan memastikan, apakah kondisi petugas kita sehat. Kalau memang mereka kurang fit mungkin akan diberikan vitamin atau pengobatan secara intensif,” katanya.

ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com