SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pilwako 2010, KPU Batam Ajukan Anggaran Rp27 Miliar

  • Reporter:
  • Kamis, 11 Juli 2019 | 10:59
  • Dibaca : 81 kali
Pilwako 2010, KPU Batam Ajukan Anggaran Rp27 Miliar
Warga Sekupang memberikan hak suara pada Pilkada Batam 2015 silam. KPU Batam mengajukan anggaran sebesar Rp27 miliar untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam pada 2020 mendatang. f teguh prihatna

SEKUPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mengajukan Rp27 miliar untuk anggaran Pemilihan Wali Kota dan Wali Kota Batam 2020 kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Anggaran digunakan mulai dari awal pendataan sampai Pilkada selesai.

Ketua KPU Batam Syahrul Huda mengatakan, pihaknya berharap pengajuan anggaran dapat disetujui dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2019. Pasalnya tahapan Pilkada akan dimulai pada akhir tahun ini.

“Kalau menunggu APBD 2020, nanti untuk tahapan yang tahun ini kami pakai anggaran mana. Karena itu kami harap di APBD Perubahan,” ujarnya di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (10/7).

Syahrul menjelaskan, angka Rp27 miliar ini lebih tinggi dibanding anggaran pada Pilkada 2015 lalu. Pada pilkada sebelumnya, KPU Batam menerima sekitar Rp 15 miliar. Menurut dia, kebutuhan anggaran yang cukup besar ini karena logistik Pemilu serentak April lalu tak bisa dipakai lagi untuk Pilkada tahun depan.

Pada pilkada lalu, logistik Pemilu 2014 masih bisa dipakai di 2015. Sedangkan di Pemilu sekarang semua barang habis pakai. Setelah selesai sengketa pemilu nanti, semua logistiknya harus dimusnahkan atau dilelang. Itu sebabnya anggaran yang dibutuhkan pada Pilkada tahun depan lebih tinggi dibandingkan tahun 2015 lalu.

“Awalnya kami ajukan sekitar Rp 41 miliar. Tapi setelah melalui pembahasan, ternyata sebagian ada yang sudah ditanggung KPU Provinsi. Jadi finalnya diajukan sekita Rp 27 miliar itu,” katanya.

Syahrul mengaku belum tahu pasti kapan tahapan pilkada dimulai. Karena belum menerima draft pentahapan resmi dari KPU RI. Namun berdasarkan informasi yang ia dapat dari media massa, tahapan pilkada serentak akan dimulai September ini. Dan pelaksanaan pemungutan suara pada 23 September tahun depan.

“Kami mulai tahapan dari pemutakhiran data pemilih lagi. Karena di Pilkada ini khusus yang ber-KTP Batam. Tak seperti Pemilu kemarin, yang bisa dari daerah lain sehingga ada Form A-5,” katanya.

Petugas, kata Syahrul, nantinya akan direkrut kembali. Karena masa jabatan petugas di pemilu lalu sudah habis. “Perkiraan ada 1.700 tempat pemungutan suara (TPS). Nanti disesuaikan dengan berapa pemilih per TPS. Kebutuhan petugas dihitung sesuai jumlah TPS itu nantinya,” skata Syahrul.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com