SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

PK NTT Ajukan Penangguhan Penahanan Amat Tantoso

  • Reporter:
  • Senin, 15 April 2019 | 16:43
  • Dibaca : 182 kali
PK NTT Ajukan Penangguhan Penahanan Amat Tantoso

BATAM– Ketua Umum Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Indonesia, Amat Tantoso atau yang biasa akrab dipanggil Datok, Pelaku penusukan terhadap rekan bisnisnya ini. 

Mendapat dukungan moril dari Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Kota Batam mengajukan permohonan penangguhan penahanan tersangka Amat Tantoso (AT), kasus penusukan yang dipicu utang piutang yang terjadi di kawasan Barbour Bay Batuampar, beberapa waktu lalu. 

“Ini hari juga kami akan ajukan penangguhannya, kita  kirim suratnya ke Polresta Barelang,” ungkap Ketua PK NTT Batam, Angelinus, Senin (15/04/2019).

Alasan utama penangguhan tersebut, lanjut Angelinus, karena Amat Tantoso merupakan bagian dari keluarga besar PK NTT. 

Yang mana beliau duduk sebagai salah satu penasehat PK NTT Batam bersama sederetan tokoh lainnya.

“Pak Amat saudara kami, menjadi tanggung jawab moril kami untuk mengajukan penangguhannya,” tegas Angelinus didampingi Ketua Harian PK NTT Bali Dalo, Sekum Faizal Ola, serta wakil Ketua 

Abdul Rahman dan Gaudensius Burhanudin.

Sebagai bagian dari keluarga besar, Angelinus bersama pengurus lainnya mengaku tak akan tinggal diam dengan apa yang menimpa penasehatnya. Terlebih menurutnya awal terjadinya aksi kriminal tersebut dipicu oleh tindakan tidak terpuji dari korban Ong kon Ceng alias Kevin

Ditambahkan oleh Ketua Harian PK NTT, Bali Dalo, bahwa penangguhan penahanan terhadap Amat Tantoso dilakukan secara organisasi, yakni dengan mengirimkan surat dan ditandatangani oleh pengurus.

“Ini kebijakan organisasi, karenanya kita mengirim surat secara organisasi,” jelasnya. 

Karena organisasi, lanjutnya, pihaknya juga menjamin dan menanggung konsekuensi jika pihak penyidik meminta hal tersebut. “Kami siap menjamin, karena yang bersangkutan adalah salah satu penasehat kami,” tegasnya.

Selain meminta penangguhan, pihaknya akan mengawal kasus tersebut, termasuk menelusuri sebab akibat terjadinya cek cok yang berujung pembacokan. arrazy aditya

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com