SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

PLN Batam Dukung Kemajuan Dunia Olahraga

  • Reporter:
  • Sabtu, 31 Agustus 2019 | 14:29
  • Dibaca : 210 kali
PLN Batam Dukung Kemajuan Dunia Olahraga
Direktur Utama PLN Batam Dadan Kurniadipura memasangkan saat melepas atlet sepak takraw mengikuti Pelatnas Sea Games XXX 2019 di Pattaya, Thailand di Kantor PLN Batam Centre, Jumat (30/8). f iwan sahputra

BATAMKOTA – Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimasnyah dan Direktur Utama PLN Batam Dadan Kurniadipura melepas atlet sepak takraw untuk mengikuti Pelatnas Sea Games XXX 2019 di Pattaya, Thailand. Pelepasan dilaksanakan di Kantor PLN Batam Centre, Jumat (30/8).

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimasnyah mengapresiasi PLN Batam yang telah mendukung atlet sepak takraw dalam mengikuti Pelatnas di Thailand. Olahraga sepak takraw, katanya, tumbuh dan berkembang di bumi Melayu dan melahirkan atlet-atlet yang berprestasi.

“Apalagi sudah 30 tahun ini Kepri tidak ada atlet yang ikut berkompetisi di level internasional. Tentunya kami sangat mendukung,” kata Yan.

Ia berpesan kepada generasi muda agar kembali ke jati diri dengan membangun negeri melalui prestasi. Karena dengan prestasi dapat menopang menjadi pemimpin di negeri ini.

“Generasi milenial jangan senang bermain gadget yang bisa meminimalisir interaksi dengan sesama teman. Apapun ceritanya kita harus kembali budaya bangsa timur seperti gotong royong, saling menghormati dan menghargai,” katanya.

Direktur Utama PLN Batam Dadan Kurniadipura mengatakan, bangga dapat berpartisipasi dalam pelepasan para atlet sepak takraw, mengingat PLN Batam juga mempunyai beberapa program CSR perusahaan yaitu peduli Seni, Budaya dan Olahraga.

“Kami siap membantu Kepri dan Batam khususnya untuk memajukan olahraga dan melahirkan atlet-atlet berprestasi,” kata Dadan.

Dadan juga menyampaikan permohonan maaf atas berkurangnya keandalan sistem kelistrikan di Batam yang terjadi dalam kurun waktu beberapa bulan belakangan. Pihaknya sudah menjelaskan ke publik mengapa terjadi hal tersebut dan itu semua karena faktor teknis.

“Beberapa pembangkit best load kami mengalami gangguan dan harus melakukan penggantian spare part yang membutuhkan waktu yang lama untuk penggantian tersebut. Namun kami berusaha semaksimal mungkin dan insya Allah pada akhir September daya mampu pembangkit sudah surplus kembali,” jelasnya.

Ia berterima kasih kepada Plt Gubernur Kepri Isdianto karena beberapa waktu lalu berkenan ikut meresmikan sambungan jaringan listrik jaringan tegangan menengah di Kelurahan Galang Baru Kecamatan Galang, tepatnya di Kampung Baru.

“Dan beberapa hari lalu meresmikan 10 desa di Natuna bersama Bapak Direktur Regional Sumatera PT PLN (Persero). Dengan diresmikannya sambungan di beberapa kampung di Galang maka rasio elektrifikasi di Pulau Batam meningkat,” katanya.

Dengan adanya listrik 24 jam ke depannya wilayah Rempang Galang akan menjadi wilayah yang berpotensi terutama di sektor pariwisata, karena listrik harus menjadi roda depan pembangunan perekonomian masyarakat.

“Kami terus berupaya untuk mengejar rasio elektrifikasi di Pulau Batam dan sekitarnya namun tetap menjaga kualitas pelayanan serta keandalan pasokan listrik,” ujarnya.

PLN Batam juga berterimakasih atas dukungan semua stakeholder khususnya Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Batam, Polda Kepri dan organisasi-organisasi kemasyarakatan di Batam. Salah satunya seperti Melayu Raya sehingga PLN Batam tetap dapat bertahan dan membantu pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam khususnya serta masyarakat Kepri pada umumnya. “Harapan kami sinergi ini dapat terus berkelanjutan,” katanya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com