SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

PN Tipikor Segera Kirim Daftar Nama PNS Eks Koruptor

  • Reporter:
  • Selasa, 6 November 2018 | 13:44
  • Dibaca : 78 kali
PN Tipikor Segera Kirim Daftar Nama PNS Eks Koruptor
Santonius Tambunan Humas PN Tipikor Tanjungpinang /Muhammad Bunga Ashab

PINANG – Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungpinangsegera membalas pemerintaan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi terkait Pegawai Negeri Sipil (PNS) divonis terlibat korupsi. Sejauh ini PN Tipikor Tanjungpinang menerima usulan nama PNS terlibat korupsi sebanyak 54 orang.

“Kami sedang mengupayakan nama-nama PNS korupsi yang diajukan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi ke PN Tipikor,” kata Humas PN Tipikor Tanjungpinang Santonius Tambunan, di kantornya Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang, Senin (5/11).

Dia menyampaikan, pihaknya menerima nama-nama PNS korupsi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna 14 orang, Pemkab Lingga 13 orang, Pemkab Bintan 12 orang, Pemerintah Kota Tanjungpinang 10 orang, Pemkab Karimun 5 orang dan Pemprov Kepri 10 orang.

“Kalau Pemkab Anambas dan Pemerintah Kota Batam, sampai hari ini kita belum terima surat permintaannya,” ujar Santonius.

Santonius menuturkan, nama-nama PNS yang diminta pemerintah daerah masing-masing sudah mendapat hukum kekuatan tetap di PN Tipikor Tanjungpinang. Permintaan dari pemerintah daerah itu guna menguatkan pemecatan tidak hormat kepada PNS korupsi.

“Tujuannya untuk memecat PNS yang terlibat korupsi di pemerintah masing-masing,” kata dia.

Lanjut, kata Santonius, sejauh ini pihakya terus mencari dokumen-dokumen PNS bersangkutan. Dia menuturkan, untuk perkara PNS sejak 2013 sampai 2018 sudah tersimpan di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Tanjungpinang. Namun, untuk perkara di bawah tahun 2013 masih tersimpan secara manual.

“Yang susah mencarinya data-data yang tersimpan di arsip, kita harus cek secara manual,” ujar Santonius.

Dia menegaskan, dalam waktu dekat ini PN Tipikor Tanjungpinang akan segera membalas permohonan pemkab/pemko dan provinsi. Sebab, nama-nama yang sudah terdata akan segera dipecat secara tidak hormat di pemerintah masing-masing.

“Kalau sudah dapat semuanya, paling lambat kita serahkan ke pemerntah daerah masing-masing,” kata Santonius.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang saat ini sedang menunggu 10 nama aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat korupi untuk diberhentikan secara tidak hormat. Kesepuluh orang ASN itu akan diberhentikan secara tidak hormat.

“Terkait pemberhentian saya belum lapor secara resmi kepada Pak Wali Kota Tanjungpinang Syahrul,” kata Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono.

Dia menjelaskan, untuk pemecatan ASN terlibat koruspi ini masih dalam proses. Terkait nama-nama yang akan diberhentikan itu, Riono masih enggan membeberkannya. Dia menjelaskan waktu proses pemberhentian masih lama, karena diberikan batas waktu sampai tangal 2 Desember 2018. Yang jelas, kata dia, apabila diberhentikan secara tidak terhormat maka hak-haknya tidak dapat.

“Nanti akan diberhentikan tidak terhormat.Hak-haknya tidak ada lagi. Lebih jelasnya ke Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusai (BKD-SDM) saja,” kata dia. muhammad bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com