SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

PNBP Bandara Hang Nadim Anjlok, Dampak Kenaikan Harga Tiket Pesawat

  • Reporter:
  • Rabu, 17 April 2019 | 15:13
  • Dibaca : 164 kali
PNBP Bandara Hang Nadim Anjlok, Dampak Kenaikan Harga Tiket Pesawat
Bandara Hang Nadim Batam. fota Arrazy Aditya

NONGSA – Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam triwulan I tahun 2019 mengalami penurunan, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sepinya penumpang dan berkurangnya penerbangan menjadi faktor anjloknya PNBP Bandara Hang Nadim yang dikelola Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi mengatakan, realisasi penerimaan PNBP dari unit Bandara Hang Nadim Januari-Maret sebesar Rp50,09 miliar. Diakuinya lebih rendah jika dibandingkan tahun lalu, dimana periode Januari-Maret tersebut realisasi penerimaannya sebesar Rp66,123 miliar. Menurutnya, PNBP Hang Nadim saat ini menjadi konsen BP Batam bagaimana ke depan bisa lebih optimal potensi-potensi pendapatan dari unit bandar udara Batam tersebut.

“PNBP secara keseluruhan di triwulan ini mengalami peningkatan sekitar 31,75 persen atau dari Rp259,764 miliar menjadi Rp342,247 miliar. Tapi untuk Bandara ini memang sedang turun jika dibanding tahun lalu,” ujarnya di Gedung Marketing BP Batam, Selasa (16/4).

Kenaikan harga tiket, menurut dia, memang menjadi faktor yang menyebabkan menurunnya jumlah penumpang yang melalui Bandara Hang Nadim. Ditambah lagi sejumlah maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, dan Lion Grup mengurangi jumlah penerbangan dari ataupun yang ke luar Batam. Hal ini mulai terjadi sebelum perayaan Natal 2018 dan tahun baru 2019 lalu dan masih berlangsung sampai saat ini.

Pihaknya mengaku sudah melakukan sejumlah langkah-langkah untuk meningkatkan PNBP di Bandara Hang Nadim. Di antaranya sudah menyampaikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar bisa mengeluarkan kebijakan untuk menurunkan harga tiket pesawat. Dengan demikian diharapkan bisa kembali meningkatkan jumlah nasyarakat yang menggunakan jalur udara.

“Karena naiknya harga tiket banyak masyarakat yang melakukan pembatalan untuk berlibur. Kalau dinas mungkin tidak terpengaruh, tapi untuk masyarakat umum ini banyak yang memilih untuk membatalkan,” katanya.

Upaya lainnya adalah dengan mengoptimalkan destinasi pariwisata yang ada di Batam untuk menarik kunjungan wisatawan. Selain itu juga berupaya mengoptimalkan potensi-potensi lainnya yang di mana tidak terganggantung dengan penumpang atau jumlah penerbangan. “Saya memang konsen dengan masalah ini. Karena itu kami ingin ke depan bagaimana PNBP kita tidak tergantung dengan jumlah penumpang,” katanya.

Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo mengatakan secara keseluruhan target PNBP Bandara Hang Nadim tahun 2018 sebesar Rp250 miliar. Dengan jumlah penumpang yang turun drastis diakuinya secara logika akan sulit untuk tercapai target tersebut, tapi waktu itu pihaknya mengaku melakukan beberapa upaya optimalisasi potensi pendapatan lainnya yang tidak bergantung dari jumlah penumpang.

“Alhamdulilah tahun 2018 capaian PNBP di Hang Nadim mencapai Rp248 dan belum ada yang terbayar sekitar Rp11 miliar, baru dibayar Januari. Sehingga secara pendapatan tahun lalu melebihi target,” kata Dwianto. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com