SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pohon Tujuh Kelapa Sering Didatangi Caleg, Berharap Menang di Pemilu

  • Reporter:
  • Jumat, 8 Maret 2019 | 08:06
  • Dibaca : 338 kali
Pohon Tujuh Kelapa Sering Didatangi Caleg, Berharap Menang di Pemilu
Pengunjung mengabadikan pohon Kelapa Tujuh di Desa Belongkeng Jalan Kelapa Tujuh, Kelurahan Rempang Cate Kecamatan Galang, Kamis (7/3). f agung dedi lazuardi

GALANG – Fenomena alam sering membuat orang takjub bahkan tak jarang sebagian orang mengaitkan fenomena tersebut dengan hal-hal mistik. Seperti yang terjadi di Desa Belongkeng Jalan Kelapa Tujuh, Kelurahan Rempang Cate Kecamatan Galang. Sesuai dengan nama jalan, di desa ini tumbuh enam batang pohon kelapa dari satu bibit, karena unik pohon kelapa tersebut dipagari beton dan warga setempat menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata.

Pemilik pohon kelapa, Erina bercerita, usia pohon sudah sangat tua. Bahkan sebelum dia lahir pohon kelapa sudah tumbuh subur. “Saya gak tau sudah berapa lama, yang jelas kata ayah saya semasa hidup, pohon kelapa ini usianya sama dengan saya 50 tahun,” ujarnya, Kamis (7/3)

Dengan adanya pohon unik itu, banyak warga yang datang langsung menyaksikannya. Bahkan pengunjung selalu mengabadikan gambar dengan latar belakang pohon kelapa itu. “Banyak sih, bahkan ada juga yang datang ambil buahnya yang sudah jatuh untuk dijadikan obat, ” katanya.

Senada dikatakan Abdurahman, Kepala Kampung Desa Belongkeng. Ia bercerita, sejak awal tidak ada keanehan yang tampak dari kelapa itu, layaknya kelapa biasa sang pemilik Lakmani yang sudah meninggal menyemai kelapa dengan cara digantung. Ketika melihat kelapa menumbuhkan tujuh batang sekaligus sang pemilik langsung meletakkannya ditanah.

“Dulu ada tujuh, selama tujuh minggu tumbuh satu batang. Ketika sudah besar ada hal unik yang terjadi, salah satu batang pucuknya memiliki 3 warna merah, kuning dan putih,” jelasnya.

Namun karena kejahilan tangan manusia, akhirnya satu batang pohon itu mati, dan hingga kini hanya hidup dengan enam batang pohon. Dari kejadian unik tersebut banyak yang datang untuk sekadar melihat, dan adapula yang sengaja datang untuk mencari-cari hal klenik.

“Dulu ada yang datang dari Jawa, katanya mau mencari ilmu. Saya juga gak tau ilmu yang seperti apa yang dimaksud, karena warga di sini melihatnya biasa saja,” ucapnya.

Abdurrahman menambahkan, beberapa tahun silam banyak calon legislatif yang mendatangi pohon kelapa unik itu, anehnya setiap caleg yang datang selalu menyelipkan sejumlah uang di pelepah kelapa.

“Saya juga gak tau maksudnya apa, setiap uang yang diselipkan selalu hilang, tapi yang jelas mereka minta supaya bisa menang di pertarungan pemilu,” katanya.

Selain itu, pengunjung juga kerap mengambil kelapa yang jatuh dari pohon, alasan pengunjung tak lain nantinya kelapa digunakan sebagai obat. Bahkan pohon kelapa kerap dijadikan pertapaan oleh pengunjung.

“Kepercayaan masyarakat kan beda-beda, tapi memang dulu ada yang berobat di pohon kelapa itu sembuh. Cuma kita juga gak boleh terlalu percaya juga dengan hal-hal seperti itu, intinya kalau mau datang dengan niat positif silahkan saja,” ujarnya. agung dedi lazuardi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com