SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Polda Kepri Gelar Reka Ulang Kasus Pungli BUMD Tanjungpinang

Polda Kepri Gelar Reka Ulang Kasus Pungli BUMD Tanjungpinang
Slamet tersangka kasus pungli BUMD Tanjungpinang terima uang dari saksi Haryanto saat reka ulang berlangsung.Foto Muhammad Bunga Ashab.

SINDOBATAM – Polda Kepri menggelar reka ulang operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar (Pungli) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang.

Polisi menghadirkan dua tersangka yakni Direktur BUMD PT Makmur Bersama Tanjungpinang Asep Nana Suryana dan pegawainya Slamet.

Polisi menggelar reka ulang di Pasar Bintan Centre dan Kantor BUMD PT Makmur Bersama Tanjungpinang, Pelantar 3 Potong Lembu.

Di Pasar Bintan Centre, polisi memperagakan pungli yang dilakukan Slamet kepada saksi Haryanto. Kejadianya pada 15 Januari 2017, Slamet mengajak Haryanto bertemu dan meminta uang sebanyak Rp2 juta untuk pemesanan meja daging.

Dalam reka ulang ini, Slamet mengakui telah menerima uang itu dari Slamet. Kemudian, mentransfer uang tersebut kepada Asep.

“Memang benar saya terima uang dari Haryanto,” ujar Slamet dengan nada lesu, Kamis (6/4/2017).

Lalu pada 16 Januari, Slamet dan Haryanto kembali bertemu untuk memperlihatkan bukti transfer uang Rp2 juta itu telah diserahkan kepada Asep. Setelah melihat bukti transfer itu, Haryanto mendokumentasikan bukti transfernya.

“Bukti transfernya saya foto untuk jadi barang bukti,” ujar Haryanto.

Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Arif Budiman mengatakan, rekontruksi digelar sebanyak 32 adegan. Dalam reka ulang ini, dihadirkan dua tersangka dan sembilan saksi.

Di lokasi pertama, reka ulang menghadirkan Slamet dan saksi-saksi. Sedang di kantor BUMD, reka ulang tersangka Asep dengan saksi-saksi lainnya.

Namun reka ulang di lokasi kedua digelar tertutup berhubung tempatnya sempit.

“Rekonstruksi berjalan lancar-lancar saja,” ujar Arif.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com