SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Polisi Sita Uang Palsu Rp20 Juta, Beredar di Sejumlah Warung di Karimun

Polisi Sita Uang Palsu Rp20 Juta, Beredar di Sejumlah Warung di Karimun
Ilustrasi

KARIMUN – Satreskrim Polres Karimun menyita uang palsu (upal) senilai Rp20.400.000 dari beberapa warung di wilayah Kabupaten Karimun. Uang palsu ini terdiri dari pecahan uang Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Selain itu, polisi juga menangkap seorang pengedar upal.

Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya melalui Kasat Reskrim AKP Lulik Febyantara mengatakan, uang palsu yang berhasil disita kepolisian itu didapatkan dari sejumlah warung di Karimun, antara lain sebanyak 30 lembar pecahan Rp100 ribu dari temuan Polsek Moro pada April lalu. Kemudian 190 lembar pecahan Rp50 ribu dan 77 lembar pecahan Rp100 ribu temuan dari Satreskrim Polres Karimun dan 2 lembar pecahan Rp100 ribu dari Warung di Sederejo dan depan RSUD M Sani yang dilaporkan oleh masyarakat.

“Kami sita uang palsu senilai Rp20.400,000. Ini temuan dari pada Maret dan April lalu,” ujarnya di Mapolres Karimun, Jumat (11/5).

Lulik mengatakan, selain temuan tersebut, Satreskrim Polres Karimun juga berhasil meringkus seorang tersangka pengedar uang palsu bernama Jufizal (29). Tersangka diamankan di kawasan Kolong Kecamatan Seilakam Barat, Rabu (9/5).

Penangkapan terhadap tersangka pengedar upal di Karimun berawal adanya laporan dari pemilik warung kelontong samping Mapolres Karimun. Saat itu, tersangka melakukan transaksi menggunakan uang pecahan Rp100 ribu untuk membeli rokok, obat batuk dan minuman.

“Saat pemilik warung mengecek uang, ternyata palsu dan kemudian melaporkan ke polisi. Satu jam kemudian pelaku berhasil dilacak. Ia sedang membeli pulsa dari warung lainnya dan langsung kami tangkap,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com