SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Politik Itu Cantik

  • Reporter:
  • Senin, 9 Juli 2018 | 11:07
  • Dibaca : 103 kali
Politik Itu Cantik

JAKARTA–Sederet perempuan muda plus cantik berhasil terpilih menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah merujuk pada hasil final rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Banyaknya perempuan menjadi pemimpin menjadikan atmosfer demokrasi di Indonesia kian positif. Melihat dari rekapitulasi KPU hing ga tadi malam, tingkat keterpilihan perempuan dalam Pilkada Serentak 2018 diprediksi akan naik bila dibandingkan dengan Pilkada 2017 dan 2015. Selain memiliki latar belakang yang lebih mumpuni, mening katnya pemimpin perempuan ini dipengaruhi adanya kesadaran pemilih yang tak lagi bias gender. Dari data KPU, di antara kepala daerah perempuan terpilih adalah Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jatim), Chusnunia Chalim (Wagub Lampung), dan Siti Rohmi Djalilah (Wagub NTB), Umi Azizah (Bupati Tegal), Erlina (Bupati Mempawah), Dewi Handajani (Bupati Tanggamus), Ade UU Sukaesih (Wali Kota Banjar), Anna Mu’awa nah (Bupati Bojonegoro).

Beberapa perempuan yang sudah menjabat sebagai bupati atau wali kota juga terbukti bisa memajukan daerahnya menjadi lebih baik. Sebagian dari mereka bahkan dipercaya rakyat hingga dua periode seperti Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Di Nunukan, Bupati Asmin Laura Hafid yang kini baru berusia 33 tahun juga sudah sarat prestasi. Pada 2017 lalu, bupati perempuan termuda ini mendapat penghargaan PR Indonesia Best Communication. Asmin dinilai memiliki kemampuan komunikasi yang tinggi dalam memimpin masyarakatnya. Berkat kemahirannya, dia juga mendapat penghargaan dari Menteri Kesehatan serta Menteri Kelautan dan Perikanan.

Prestasi membanggakan juga diraih Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani yang berlatar belakang sebagai dosen di Jakarta dan Bupati Minahasa Selatan Christany Eugenia Tetty Paruntu. Prestasi Christany cukup menonjol. Perempuan kelahiran 25 Sep tember 1967 ini mendapatkan peng hargaan Anugerah Pangripa Nusantara Provinsi Sulawesi Utara pada tingkat kabupaten tahun 2017. Penghargaan tersebut diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki perencanaan pembangunan terbaik dan sukses meningkatkan kualitas pem bangunan daerahnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com