SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pollux Pasarkan Tower A5

  • Reporter:
  • Kamis, 7 Maret 2019 | 23:56
  • Dibaca : 223 kali
Pollux Pasarkan Tower A5

PEMBANGUNAN apartemen Megasuperblok Meisterstadt Pollux Habibie Batam terus berjalan. Progres konstruksi tower A1 dan A2 yang menjadi bagian tahap pertama dari empat tower segera rampung. Sedangkan untuk tower ketiga dan lainnya juga masih berlangsung.

Sales Director dan Marketing PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Maikel Tanuwidjaja mengatakan, proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 9 hektare. Proyek multifungsi ini akan dibangun 11 gedung pencakar langit yang terdiri delapan menara apartemen sebanyak 6.500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai. “Tak kurang, sebesar Rp11 triliun dana investasi yang dipersiapkan perseroan untuk mengembangkan proyek terbesar di Batam ini,” kata Maikel usai topping off ceremony (penutupan atap) untuk tower apartemen A2, Selasa (5/3).

Ia menjelaskan, penjualan Meisterstadt sendiri dilakukan dalam 4 tahap, di mana pada tahap pertama telah dipasarkan tiga menara apartemen A1, A2 dan A3 sebanyak 1.575 unit dan 113 unit ruko dengan harga mulai Rp3 miliar serta mal dengan konsep F&B dan entertainment. Pada penjualan apartemen tahap pertama A1 dan A2, Meisterstadt berhasil mendulang sukses dengan penjualan 100 persen sold out hanya dalam waktu satu hari saja.

Melihat tingginya minat masyarakat yang ingin berinvestasi di mega proyek tersebut, Meisterstadt kembali memasarkan tower ketiga (A3) yang saat ini penjualannya sudah mencapai 70 persen serta tower keempat (A5) yang mulai dipasarkan bertepatan dengan prosesi topping off tower A2, kemarin.

Tower A5 dijelaskannya, merupakan penthouse tower yang juga bagian dari tahap pertama sekaligus masterpiece dari Meisterstadt Batam. Tower A5 merangkum sebanyak 385 unit dan ditawarkan dalam beberapa tipe, mulai dari tipe Studio 24 m2, 1 bedroom 49 m2, 2 bedroom 66 m2 sampai dengan tipe 3 bedroom 80 m2. Sementara, harga yang ditawarkan Rp1,6 miliar untuk tipe 2 bedroom dan Rp2 miliar untuk tipe 3 bedroom. “Berbeda dengan tower sebelumnya, Tower A5 nantinya ditawarkan lebih eksklusif,” jelas Maikel.

Sedangkan untuk konsumen sendiri menurut dia, tidak hanya dari Batam tapi juga beberapa kota besar lainnya di Indonesia diantaranya Jakarta, Medan Surabaya dan kota lainnya. Kemudian juga tidak sedikit peminat dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia yang sudah melakukan pemesanan untuk membeli sejumlah unit apartemen tersebut. “Konsumen kita dari negara tetangga sekitar 10 persen, terutama dari Singapura dan Malaysia,” ujarnya.

Honorary Chairman Pollux Habibie Internasional, Ilham Akbar Habibie mengatakan Meisterstadt Batam dikembangkan dengan mengacu pada konsep kemajuan kota berstandar Jerman. Hal ini dapat dilihat pada komposisi bangunannya yang saling terintegrasi dengan beberapa proyek properti khususnya perkantoran dan rumah sakit.

Proyek ini dibangun sesuai dengan rencana, karena itu pelaksanaan topping off untuk tower A2 sendiri memang sesuai denga yang sudah ditargetkan pihaknya. Proses pembangunannya saat ini masih terus berlangsung, ia berharap dengan adanya apartemen di tengah pusat Kota Batam tersebut ke depan bisa menjadi daya tarik tersediri wisatawan baik lokal ataupun asing untuk datang ke Batam”Proyek ini merupakan hasil dari visi Habibie untuk menciptakan integrated vertical city yang terinspirasi dari standar kemajuan negara Jerman,” kata Ilham.

Wakil Gubernur Kepri, Isdianto yang turut hadir dalam kegiatan topping off  tower A2 tersebut turut memberikan apresiasi atas progres pembangunan Megasuperblok Meisterstadt Pollux Habibie Batam. Pemprov Kepri ditegaskannya mendukung penuh pembangunan salah satu apartemen yang nantinya terintegrasi dengan rumah sakit dan mal tersebut.

Isdianto percaya bahwa kesuksesan Pollux dalam membangun sebuah kawasan ekonomi baru nantinya sudah pasti akan memberikan kontrubusi terhadap daerah khususnya Batam. Tak hanya dari segi Pendapatan Asli Daerah (PAD) saja, tapi juga dapat memberikan dampak terhadap ekonomi bagi masyarakat Batam dan Kepri.

“Pada kesempatan ini, merupakan yang kedua kali saya datang ke sini. Saya kaget juga sepertinya baru kemarin topping off tower pertama, sekarang sudah topping off lagi. Artinya ini pekerjaan yang baik dan direncanakan tepat waktunya,” kata Isdianto.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com