SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Polres Bintan Tangkap Kurir Sabu di Tanjungpinang

  • Reporter:
  • Selasa, 11 Juni 2019 | 14:11
  • Dibaca : 73 kali
Polres Bintan Tangkap Kurir Sabu di Tanjungpinang
Kasat Narkoba Polres Bintan AKP Nendra Madya Tias menujukkan hasi tangkapan di Mapolres Bintan, Senin (10/6). f novel m sinaga

BINTAN – Satresnarkoba Polres Bintan meringkus satu orang pelaku tindak pidana narkotika berinisial NY (35) di Jalan Raya Usman Harun tepatnya di depan Wisma Tepi Laut, Tanjung Pinang Barat, kemarin. Dalam penangakapan ini, selain berhasil mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sekitar 959,88 gram yang dikemas dalam paket-paket sedang.

Kasat Narkoba Polres Bintan AKP Nendra Madya Tias mengatakan, pengungkapan ini bermula dari adanya informasi yang diterima terkait adanya kurir yang membawa narkoba jenis sabu dari Kota Batam menggunakan transportasi penyeberangan laut kapal Roro dari Pelabuhan Punggur menuju Tanjunguban. Saat ditindaklanjuti dan menuju ke pelabuhan Roro Tanjunguban (Bintan) yang bersangkutan dengan ciri-ciri yang diterima sudah tidak berada lagi di lokasi. “Lalu kemudian, tidak lama dari itu kita kembali mendapatkan informasi yang bersangkutan sudah pergi menuju arah Tanjungpinang dan kita lakukan pengejaran hingga mendapati tersangka di Tepi Laut Tanjungpinang, dan kita ringkus,” katanya, Senin (10/6).

Nendra mengatakan, dari penggeledahan terhadap badan dan kendaraan itulah ditemukan narkotika diduga jenis sabu yang di simpan di dalam jok sepeda motor Honda Merek Revo sebanyak 20 paket sedang dan satu paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu dan barang bukti lain nya yang diamankan berupa satu kotak kondom, tiga bungkus balon, satu botol kecil baby oil, plastik es, timbangan digital dan dua unit handphone. “Berdasarkan keterangan barang bukti narkotika sabu tersebut diambil dan dibawa dari Batam atas petunjuk seorang napi di Lapas Barelang untuk dibawa menuju ke wilayah Palu di Sulawesi Tengah dengan menggunakan pesawat dan dijanjikan upah sebesar Rp70 juta,” katanya.

Nendra mengatakan dari sejumlah barang bukti yang diamankan, barang haram itu akan dimasukkan ke dalam anus, untuk menghindari pemeriksaan x-ray di bandara. “Kita masih melakukan pengembangan, dan untuk tersangka kita jerat dengan pasal 114 ayat 2 sub 112 ayat 2 jo 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati,” katanya.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com