SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Polres Lingga Tetapkan Lima Tersangka Penanam Ganja

  • Reporter:
  • Selasa, 10 September 2019 | 10:22
  • Dibaca : 106 kali
Polres Lingga Tetapkan Lima Tersangka Penanam Ganja
Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba saat mengekspos dan menghadirkan tersangka di Mapolres Lingga, Senin (9/9). /JAMARIKEN TAMBUNAN

LINGGA – Polisi menangkap dan menetapkan lima tersangka kasus penanaman dan kepemilikan biji dan bibit ganja di wilayah hukum Polres Lingga, Senin (9/9). Tersangka terancam hukuman 20 tahun penjara.

Penangkapan tersangka dilaksanakan kemarin pagi pukul 00.01 hingga pukul 04.30 di rumah tersangka yang beralamat di Jalan Cening Nereng Bukit Kuali Kelurahan, Daik Lingga.

Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho mengatakan, kronologis pengungkapan kasus ini berdasarkan hasil penyelidikan personel Satresnarkoba Polres Lingga selama 20 hari, terhitung mulai tanggal 21 Agustus sampai 9 September 2019 dengan sasaran peredaran gelap narkotika jenis ganja di Daik Lingga.

“Kegiatan ini tidak serta merta mendapatkan hasil, penyelidikan ini merupakan rangkaian dari Operasi Antik Seligi 2019, dan hari ini (kemarin) merupakan hari terkahir,” kata Kapolres Lingga didampingi Kabagops Polres Lingga Kompol Rusdwiantoro, Kasat Narkoba Polres Lingga AKP Felix Mauk, Kasat Intelkam Polres Lingga IPTU Prekdi Pakpahan, Paursubbaghumas Polres Lingga IPTU Hasbi Lubis saat mengekspos kasus ini di Mapolres Lingga, Senin (9/9).

Adapun lima tersangka yang ditetapkan yakni AP alias KP, Dk, PA, ST alias EP dan AC. Bersama tersangka Ap diamankan barang bukti berupa 1 buah toples plastik ukuran besar yang berisi tanah hitam terdapat 33 batang bibit pohon ganja, 1 buah toples plastik bening dengan penutup warna hijau yang berisi biji-biji ganja seberat kurang lebih 71.45 gram. Kemudian 1 buah polybag warna hitam yang berisi 13 batang bibit pohon ganja, 1 buah polybag warna hitam berisi 8 batang bibit pohon ganja, 1 buah polybag warna hitam berisi batang bibit pohon ganja, 1 buah penyaring rice cooker bekas yang berisi 12 batang bibit pohon ganja, 1 buah kuali bekas, yang berisi ratusan biji dan kecambah bibit ganja, 2 buah polybag warna hitam masing-masing berisi tanah yang ditaburi biji-bijian ganja kering.

Kemudian dari tersangka AC diamankan barang bukti satu bungkus kertas timah rokok yang berisi ganja kering seberat 1,16 gr dan beberapa puntung rokok yang berisi ganja kering

“Total barang bukti narkotika yang disita dalam perkara ini adalah bibit pohon ganja kurang lebih 70 batang dan biji ganja kurang lebih 71,45 gram,” ujarnya.

Dari keterangan Kapolres, para tersangka melanggar Pasal 114 ayat (1), ayat (2), pasal 111 ayat (1), ayat (2), junto Pasal 131 ayat (1) junto pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun, minimal 4 tahun bagi pelaku pengedar narkotika. Kemudian maksimal 4 tahun, minimal 1 tahun bagi pelaku penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Lingga menekankan bahwa ke depan, Polres Lingga bersama jajaran dan Resnarkoba akan terus mendalami dan menggembangkan daripada tindak pidana Narkotika dan terhadap barangbukti yang ditemukan berupa ganja.

“Kita juga akan mengecek lebih dalam terhadap penanaman penanam lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Lingga, serta jalur distribusi barang tersebut hingga sampai memasuki Wilayah Kabupaten Lingga,” terang Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Lingga mengajak peran aktif masyarakat Kabupaten Lingga untuk saling bahu membahu dalam memberantas Narkotika di wilayah Kabupaten Lingga.

jamariken tambunan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com