SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ponton Pelabuhan Ancam Penumpang

  • Reporter:
  • Selasa, 28 Agustus 2018 | 10:08
  • Dibaca : 313 kali
Ponton Pelabuhan Ancam Penumpang
Ponton Pelabuhan Kampung Asam, Karimun, dikeluhkan penumpang karena tidak layak dan mengancam keselamatan. /ricky robiansyah

KUNDUR UTARA – Penumpang di Pelabuhan Kampung Asam, Teluk Redang, merisaukan kondisi ponton dan ramdoor karena nyaris roboh. Tiang-tiang besi yang menggantung tak lagi kokoh sehingga mengancam keselamatan penumpang.

Pantauan di lokasi, ponton dan ramdoor itu memprihatinkan. Tiang- tiang besi bagian atas ponton dan ramdoor dalam keadaan terlepas dan dapat membahayakan warga. Selain itu, sebagian lantai jembatan ponton jebol. Warga sudah berinisiatif menutupi lobang itu dengan kayu agar bisa melangkah.

“Kondisi lantai juga licin ketika hujan. Apalagi saat surut, sangat membahayakan. Kita harus berhati- hati untuk menuju ponton,” ujar Amin seorang warga Kundur Utara beberapa waktu lalu.

Menurut dia, kondisi itu telah menimbulkan korban srorang warga yang terjatuh akibat tergelincir karna kondisi pelabuhan yang licin. Hal itu tentu semakin menjadi kekhawatiran karena takut ada korban lainnya dari kondisi pelabuhan yang telah rusak parah.

“Kondisinya seperti itu lah. Orang yang lewat harus hati-hati. Apalagi kalau bawa barang banyak,” katanya.

Ia berharap agar instansi terkait dapat segera memperbaikinya. Pelabuhan yang rusak tersebut menurut Amin sudah cukup lama. Dan merupakan satu akses masuk dari beberapa pelabuhan lainnya di pulau Kundur, khususnya penumpang speed boat dari Pulau Karimun menuju Teluk Radang dan Perayun.

“Memang ada larangan untuk menggunakan pelabuhan itu oleh Dishub, namun itu merupakan akses terdekat menuju teluk radang. Sehingga banyak digunakan warga,” katanya.

Kondisi tersebut mendapatkan tanggapan dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun Fajar Horison. Ia mengimbau masyarakat bersabar dan berhati- hati ketika melewati pelabuhan tersebut.

“Karena memang kondisi pelabuhan itu sangat membahayakan warga,” ujar Fajar, Senin (27/8) siang.

Ia mengatakan perbaikan ponton dan ramdoor Pelabuhan Kampung Asam merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi Kepri. Dan kabarnya, proyek perbaikan telah masuk dalam tahap lelang. “Itu proyek Provinsi dan sudah masuk tahap lelang. Walaupun itu di wilayah kami, informasi kapan dimulainya perbaikan belum kami terima, provinsi yang tahu karena ini proyek mereka,” kata Fajar. ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com