SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

PPK dan PPS Tanjungpinang Mundur

  • Reporter:
  • Selasa, 26 Maret 2019 | 09:12
  • Dibaca : 319 kali
PPK dan PPS Tanjungpinang Mundur
Yusuf Mahidin Komisioner KPU Tanjungpinang

PINANG – Sebanyak 11 orang mengundurkan diri sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pemilu 2019 di Tanjungpinang. Mereka mundur karena terbentur Surat Keputusan (SK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 532/PP.05-Kpt/01/KPU/II/2019 tentang PPK dan PPS tidak boleh menjabat setelah dua periode. “Kita sudah terima surat pengunduran diri PPK dan PPS yang bersangkutan. Mereka terdampak aturan KPU Nomor 532 yang tidak memperbolehkan orang yang telah dua periode menjabat lagi,” kata Komisioner KPU Tanjungpinang Yusuf Mahidin, Senin (25/3).

Adapun 11 orang yang mengundurkan diri adalah Iwan Darmawan Ketua PPK Tanjungpinang Barat dan Yasmadi anggota PPK Tanjungpinang Timur. Selanjutnya, Husin Mahmud PPS Kampung Baru, Yunita Erlina PPS Kampung Baru, Sumarni PPS Bukit Cermin, Rafik Ruwaida PPS Kampung Bulang, Sri Mulyono PPS Kampung Bulang, Mulya Iskandar PPS Dompak, Hafir PPS Penyengat, Suryana PPS Penyengat dan Mursidi PPS Senggarang. “Kemarin itu kita panggil dan kumpul dengan mereka membicarakan aturan 532 itu, hasilnya disepakati mereka menyatakan mundur,” ujarnya.

Dengan mundurnya PPK dan PPS tersebut, kata dia, KPU Tanjungpinang dalam waktu dekat ini akan mengganti posisi mereka. Menurut dia, PPK dan PPS yang mengundurkan diri merupakan pecinta demokrasi. Sebab, apabila mereka tidak mengundurkan diri, KPU akan menonaktifkan yang bersangkutan. “Kalau tidak mundur akhirnya dinonaktifkan, konsekuensinya tidak bisa diganti. Mereka ini orang yang luar biasa, mereka tidak ingin pemilu ini rusak,” ujarnya.

Yusuf sebenarnya menyangkan pengunduran diri para PPK dan PPS tersebut. Sebab, waktu pengundurannya tidak tepat mengingat pemungutan suara hanya tinggal beberap hari lagi. “Yang jelas kita akan proses kembali dengan pergantian antar waktu. Dalam waktu dekat ini sudah ada penggantinya. Kan masih ada PPK dan PPS yang masuk daftar tunggu,” katanya.

Setelah ada penggantinya, lanjutnya, maka KPU Tanjungpinang akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait proses pelaksanaan pemilu 2019. “Untuk Bimtek dalam waktu dekat ini juga dilaksanakan, sekalian dengan KPPS yang baru,” ujarnya.

muhammad bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com