SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Presiden Bangga dengan Qari Kepri

  • Reporter:
  • Jumat, 17 Mei 2019 | 11:12
  • Dibaca : 132 kali
Presiden Bangga dengan Qari Kepri
Gubernur Kepri Nurdin Basirun salat berjemaah bersama Presiden RI Joko Widodo saat buka puasa bersama Pimpinan dan Anggota DPD RI di Jakarta, Rabu (15/5). /HUMAS PEMPROV KEPRI

JAKARTA – Gubernur Kepri Nurdin Basirun terus mendorong lahirnya penghafal dan pembaca Alquran di Kepri. Pasalnya banyak anak Kepri yang mampu menjadi yang terbaik, prestasinya pun tak hanya tingkat nasional, bahkan mendunia.

“Anak kita, terlebih dari pulau-pulau, mereka mampu dan bisa. Apalagi jika sejak usia dini sudah kita latih dan ajar,” kata Nurdin di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (16/5) pagi.

Prestasi anak Kepri, misalnya, ditunjukkan M Rifqi Hawari. Putra daerah kelahiran Kundur ini menyabet juara III MTQ Internasional di Iran tahun ini. Dalam banyak rangkaian Safari Ramadan dan Safari Subuh, Nurdin selalu memperkenalkan Rifqi di depan jemaah. Memurut Nurdin, di antara jutaan anak-anak di Indonesia, Rifqi sudah mengharumkan nama bangsa. Terlebih keharuman itu di bidang keagamaan.

Rifqi sendiri, Rabu (15/5) malam dijemput untuk mengisi acara pada buka puasa bersama Pimpinan dan Anggota DPD RI bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta. Selain Rifqi, yang melantunkan ayat suci Alquran, ada juga Andika Pratama yang mengisi tartil menjelang berbuka.

Andika mengisi menjelang tamu undangan dan Presiden tiba. Sementara Rifqi tampil pada rangkaian acara setelah Presiden Jokowi hadir di lokasi. Melihat penampilan itu, Presiden dan Gubernur bangga dan memuji putra Kepri ini.

Di banyak kesempatan, Nurdin selalu mendorong orang tua agar anak-anaknya diberi pendidikan agama sejak dini. Di antara mereka nantinya akan lahir penghafal Alquran dan Hadis atau qari dan qariah.

Karena itu Nurdin mendorong orang tua untuk memasukkan anak-anaknya ke pondok pesantren. Atau ke rumah dan pondok tahfiz. Nurdin juga memotivasi para pengelola pondok pesantren atau rumah-rumah tahfiz dengan mendatanginya. Bahkan jika ada kesempatan selalu hadir untuk meresmikannya.

“Selalu ada peresmian pondok pesantren atau rumah tahfiz. Kenapa saya datang, ada yang bilang kan cukup camat saja. Itu rasa terima kasih karena saya karena mereka berpesan membangun iman dan taqwa untuk anak bangsa,” kata Nurdin.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com