SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Presiden Mau Batam Segera KEK

  • Reporter:
  • Jumat, 16 Maret 2018 | 08:46
  • Dibaca : 401 kali
Presiden Mau Batam Segera KEK

BATAM – Presiden Joko Widodo menginginkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam segera diterapkan. Pesan presiden itu disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat berkeliling meninjau pulau-pulau di perairan Batam, Kamis (15/3/2018), kemarin.

Menurut Luhut, setidaknya ada lima KEK yang harus segera direalisasikan di Batam sesuai instruksi Presiden Jokowi. “Mengenai KEK, ada 5 yang kita mau buat di sini. Itu mau segera, Presiden sudah mau segera,” kata Luhut di perairan Pulau Nipah, Kamis (15/3/2018).

Dia menyebut salah satu lokasi yang dipastikan menjadi KEK adalah Kabil. Diharapkan dalam jangka waktu sebulan dua bulan ini bisa segera direalisasikan. Dengan dibangunnya KEK di lima kawasan di Batam, diharapkan dapat menampung kapasitas dari Singapura sehingga bisa dinikmati oleh Indonesia.

“Karena jelas KEK seperti misalnya di Kabil, area itu misalnya akan menjadi KEK, ya segera saja kita mainkan tidak ada masalah. Saya berharap dalam satu-dua bulan ini sudah selesai. Nah dengan begitu kita akan bisa membuat pelabuhan di sini lebih efisien,” tambahnya.

Jika KEK bisa dibuat terpadu, menurut Luhut, hal ini bisa membatasi tindak penyelundupan sekaligus mengurangi inefisiensi yang selama ini terjadi. “Kemudian juga efeknya orang yang berinvestasi di Indonesia semakin jelas ke Batam,” lanjutnya.

Optimalkan Potensi Labuh Jangkar
Pemerintah pusat tengah memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan labuh jangkar di perairan Batam, yang sejauh ini belum dikelola dengan baik. Untuk lebih mengoptimalkan potensi dan meningkatkan pendapatan negara, pemerintah akan mengurangi jumlah titik labuh jangkar dari 17 lokasi menjadi tiga titik.

Luhut mengatakan efisiensi pengelolaan labuh jangkar kapal di perairan Batam dilakukan sebagai salah satu upaya mengurangi penyelundupan melalui Batam. Pasalnya tidak sedikit para penyelundup memanfaatkan kapal-kapal yang melakukan labuh jangkar di wilayah Batam.

“Selama ini ada 17 lokasi yang dimanfaatkan untuk labuh jangkar. Ke depan, akan disusutkan menjadi 3 lokasi,” kata Luhut usai melakukan peninjauan di Dermaga Pelabuhan Batuampar, Kamis (15/3).

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com