SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Proyek Gurindam 12 Segera Dimulai

  • Reporter:
  • Senin, 10 September 2018 | 11:42
  • Dibaca : 393 kali
Proyek Gurindam 12 Segera Dimulai
ilustrasi

PINANG – Pembangunan dan penataan kawasan tepi laut, atau proyek Gurindam 12 ditandai dengan peletakan batu pertama. Rencana, peletakan batu pertama disejalankan dengan peringatan hari jadi ke-16 Provinsi Kepri.

“Peringatan hari jadi ke-16 Provinsi Kepri pada 24 September nanti,” kata Kepala Biro ULP Pemprov Kepri, Misbardi di Tanjungpinang, Minggu (9/9/2018).

Saat ini proses pelelangan proyek Gurindam 12 sudah masuk masa sanggah yang akan berakhir pada 10 September ini. Apabila selama masa sanggah ini tidak ada yang menyanggah atau tidak ada yang mengajukan keberatan dan lainnya, maka selanjutnya akan dilakukan penandatanganan kontrak kerja.

Ditambahkan Misbardi, pada pelelangan proyek Gurindam 12 ini PT Gunakarya Nusantara ditetapkan sebagai pemenang pertama. Sedangkan PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Tbk sebagai pemenang cadangan.

“Bila tidak ada sanggahan, maka serah terima hasil lelang ini akan disampaikan kepada Dinas PUPRP (Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan) Kepri. Untuk kemudian proses penandatanganan kontrak kerja, selanjutnya menunggu proses dimulainnya pembangunan,” ujarnya.

Agar pekerjaan ini berjalan aman dan lancar, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) guna menghindari dan mengantisifasi adanya kesalahan terutama dalam proses hukum.

“Kita pasti melibatkan Kejati melalui TP4D untk proyek Gurindam 12 ini. Sebab, selain nilai proyek ini lumayan besar, juga menjadi perhatian semua pihak. Sehingga, jangan sampai ada masalah hukum,” katanya.

TP4D jelas Misbardi tugas utamanya, memang untuk mengawasi semua kegiatan yang dilakukan di pemerintahan, terutama dalam pelaksanaan proyek infrastruktur. Hal ini guna mengawasi dan juga membimbing pemerintah mulai dari proses pelelangan hingga pelaksanaan proyek yang sedang dan akan berjalan.

“Ini bentuk antisipasi, sehingga jangan sampai pelaksanaan pekerjaan tersebut melenceng dari aturan,” tegasnya.

Pemerintah dan Kejati dalam hal ini TP4D adalah mitra, sehingga bila yerjadi kesalahan yang dilakukan pemerintah, kata dia, maka TP4D akan menegur dan memberikan masukan.

“TP4D tentunya bekerja secara independen, dan itu tidak diragukan. Pemprov Kepri sangat terbantu dengan adanya tim ini yang terlibat mengawasi,” ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas PUPRP Provinsi Kepri Abu Bakar berharap mulai proses pelelangan kemudian pelaksanaan pekerjaan hingga sampai selesai pekerjaan Gurindam 12 ini tidak ada halangan dan rintangan yang berarti. Selain itu, dukungan dari semua pihak sangat diharapkan.

“Tanpa dukungan dari semua pihak, maka proses ini tidak akan berhasil. Saya juga sudah komitmen pekerjaan ini akan dilakukan dengan baik,” ujarnya.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com