SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Proyek Semenisasi Ancam Keselamatan Siswa

  • Reporter:
  • Selasa, 7 Agustus 2018 | 13:24
  • Dibaca : 209 kali
Proyek Semenisasi Ancam Keselamatan Siswa
Proyek semenisasi di halaman SDN 002 Karimun terkesan asal-asalan karena banyak besi dan kawat berserakan sehingga mengancam keselamatan siswa. f ricky robiansyah

KARIMUN – Pengerjaan proyek semenisasi yang terkesan asal-asalan di perkarangan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Karimun mengancam keselamatan siswa. Banyaknya kawat besi tajam yang berserakan dapat melukai siswa ketika sedang bermain.

Pantauan SINDO BATAM, besi- besi pondasi semenisasi tersebut terbentang menutup seluruh halaman sekolah. Proyek pengerjaan semenisasi itu banyak besi tajam yang menjulang ke atas dan kawat- kawat kecil sebagai pengikat yang dapat melukai para siswa.

Proyek pengerjaan yang dimulai sejak 16 Juli lalu itu belum diselesaikan hingga saat ini. Semenisasi baru berjalan 40 persen dari tahap penyelesaian. Hal itu menjadi kekhawatiran para orang tua siswa karena dianggap dapat melukai anak-anaknya yang bermain di perkarangan sekolah.

Salah seorang wali murid, Mak Ngah mengatakan telah melaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun agar segera menegur kontraktor untuk segera mungkin melaksanakan semenisasi, sehingga anak-anak tidak terancam saat bermain.

“Coba lah, kan semua halaman ini dipenuhi besi seperti ini, apa tidak bahaya. Belum lagi pengikat besinya tajam-tajam semua, sepatu sudah pada rusak jadinya. Cobalah serius, jangan buat seperti ini,”ujarnya.

Dia menambahkan, wali murid lainnya juga telah mengeluhkan hal yang sama, kekhawatiran ini semakin bertambah ketika diketahui dua murid telah mengalami kecelakaan. Kemudian sepatu murid juga diketahui banyak rusak akibat kawat pengikat besi yang tajam-tajam

“Sekarang sama siapa kami menuntut, seharusnya mereka (kontraktor) berpikir. Kami mohon Dinas Pendidikan bertindak. Kami tidak mau ada kejadian lain,” harapnya.

Wakil Kepala SDN 002 Karimun Sukri Kurniadi membenarkan mengenai pengerjaan proyek semenisasi yang asal- asalan. Menurut dia, pengerjaan semenisasi itu mulai dilakukan pada awal masuk pada tahun ajaran baru.

Semenisasi ini merupakan pengajuan pihak sekolah kepada Disdik Kabupaten Karimun pada tahun lalu. Proyek baru terlaksana pada tahun 2018 ini.

“Kontraktor mulai pengerjaan proyek ini belum ada pemberitahuan kami, mereka langsung masuk dan mengerjakan. Kepala sekolah telah mengadukan ini kepada Disdik, dan mereka telah turun ke sekolah, tetapi masih tetap seperti ini,” ujarnya.

Kondisi ini menimbulkan masalah mengingat perkarangan sekolah yang saat ini tertutup dengan besi tajam dapat melukai siswa. “Kita tahu sendiri, inlah halaman kita. Anak-anak mainnya di sini. Siswa SD ini mereka agak sulit apabila dilarang,” kata Sukri.

Ia meminta Disdik Karimun dapat menegur kontraktor yang dinilai asal- asalan dalam proses pembangunan proyek semenisasi. Selain itu, kontraktor juga bisa menyelesaikan dengan cepat agar tidak ada korban. “Kami minta selesaikan secepatnya, karena itu arena permainan anak- anak. Rawan apabila tidak diselesaikan segera,” ujarnya.

ernis hutabarat/ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com