SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

PT MOS Pecat 500 Karyawan, Lima Jadi Tersangka

  • Reporter:
  • Selasa, 21 Maret 2017 | 09:36
  • Dibaca : 1287 kali
PT MOS Pecat 500 Karyawan, Lima Jadi Tersangka
karyawan PT MOS saat berunjukrasa belum lama ini. Foto Abdul Gani.

KARIMUN – Polres Karimun menetapkan lima tersangka dalam kerusuhan di PT Multi Ocean Shipyard (MOS) pada 12 Januari lalu. Penetapan tersangka terkesan ditutupi hingga masyarakat tidak mengetahui perkembangan kasus tersebut.

“Sudah lima orang yang ditetapkan tersangka, informasi ini saya dapat dari pimpinan saat berbincang sekitar sebulan lalu di kantor perusahaan dan saya mendengarnya langsung,” ujar sumber KORAN SINDO BATAM di PT MOS.

Sementara Kapolres Karimun AKBP Armaini enggan berkomentar ketika dikonfirmasi terkait kelanjutan kasus PT MOS. Begitupun ketika ditanya soal penetapan tersangka, dia memilih bungkam.

Sementara T, salah seorang pekerja PT MOS mengaku telah dipecat oleh perusahaan, dengan alasan tidak jelas. Pekerja itu mengaku sempat ikut aksi demonstrasi namun bukan dirinya yang melakukan pengrusakan. Dia hanya ikut berteriak menuntut hak dan berada para barisan belakang.

“Saya sudah sebulan di PHK, alasan manajemen karena proyek mulai habis. Padahal banyak pekerjaan belum tuntas. Kapal pesanan dari Kementerian Perhubungan saja belum tampak adanya proses finishing dan butuh waktu lama baru menuntaskan,” ungkapnya.

Pria berdomisili di Kecamatan Karimun ini mengaku sudah lebih dari 500 pekerja PT MOS diberhentikan paska kerusuhan. Menurut dia, ketika para karyawan dipecat, manajemen tidak mengatakan kalau yang dikeluarkan adalah orang-orang ikut demonstrasi.

Pria yang mengaku hampir setahun bekerja di galangan kapal itu mengatakan, PT MOS juga mulai memberlakukan aturan tidak menerima pekerja berasal dari Sumatera Utara dan khususnya yang memiliki marga. Manajemen perusahaan beralasan karena otak kerusuhan pada 12 Januari lalu itu adalah pekerja dari luar Kabupaten Karimun.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com