SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

PT Saipem Rekrut 5.000 Tenaga Kerja

  • Reporter:
  • Senin, 4 November 2019 | 10:05
  • Dibaca : 3805 kali
PT Saipem Rekrut 5.000 Tenaga Kerja
Pekerja berkumpul di depan PT Saipem Indonesia Karimun Yard, kemarin. Perusahaan ini akan meproduksi 88 turbin angin dan merekrut 5.000 pekerja. /ERNIS HUTABARAT

KARIMUN – PT Saipem Indonesia Karimun Yard mendapatkan kontrak pembuatan 88 unit power plant tenaga angin untuk wilayah Eropa dan Taiwan. Hal itu disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Rafiq menjelaskan demi kelancaran proses pengerjaan, pihak PT Saipem Indonesia Karimun Yard mengajukan pinjam pakai penggunaan lahan kepada pihak pemerintah daerah, di mana nantinya lahan tersebut digunakan untuk dumping area pada produk-produk yang dihasilkan sebelum dikirim.

“Kita juga baru tandatangan MoU, di mana mereka membutuhkan lahan untuk dumping area. Jadi BP Kawasan sudah melakukan proses itu,” katanya, Minggu (3/11).

Dikatakan, PT Saipem Indonesia Karimun Yard dipastikan telah mendapat kontrak kerja untuk pembuatan 88 power plant tenaga angin. Pembuatan kincir tersebut dilakukan mulai dari modul-modulnya dikerjakan seluruhnya di PT Saipem Indonesia Karimun Yard yang berlokasi di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Desa Pangke, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.

“Untuk tenaga kerja sendiri antara 3.000 hingga 5.000 orang. Memang tadinya dari rescedule penerimaan dimulai Desember tahun ini, namun pengerjaannya katanya mulai pada bulan Februari 2020 mendatang,”katanya

Terkait tenaga kerja, tambahnya, pihak pemerintah daerah tetap komitmen terhadap tenaga kerja lokal dengan kapasitas 70%. Dia menjelaskan para tenaga kerja lokal yang sebelumnya telah dipekerjakan, saat ini sudah mulai dilakukan pemanggilan oleh pihak managemen PT Saipem Indonesia Karimun Yard.

“Mari kita kawal bersama-sama terkait penyerapan tenaga kerja ini. Memang 70% itu kita minta lokal, artinya lokal ini juga terbagi Karimun atau Indonesia. Kalau kita lokal saja tentu tidak mampu, namun saya mendengar anak-anak lokal yang sebelumnya bekerja di sana sudah mulai dilakukan pemanggilan,” elasnya.

ernis hutabarat

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com