SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pulau Milik Investor Agar Didata, Kembangkan Pariwisata dan Hindari Jual Beli Pulau

  • Reporter:
  • Senin, 8 Oktober 2018 | 10:10
  • Dibaca : 124 kali
Pulau Milik Investor Agar Didata, Kembangkan Pariwisata dan Hindari Jual Beli Pulau
Gugusan Pulau Bawah di Anambas belum lama ini. Belakangan muncul isu jual beli pulau dengan harga murah yang melibatkan perantara lokal dan mitranya di luar negeri.

ANAMBAS – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Anambas meminta Pemeriintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mendata pulau-pulau yang telah dibeli investor.

“Yang kita khawatirkan itu adalah pulau tersebut sengaja dibeli broker dan dibiarkan begitu saja, tidak langsung dibangun. Sewaktu ada investor yang benar-benar serius maka dijual dengan harga mahal. Menyebabkan investasi yang sesungguhnya menjadi terhambat,” ujar Ketua Kadin Anambas Indrayana kepada wartawan, Minggu (7/10).

Menurut informasi yang diperoleh pihaknya, ada sejumlah pulau yang telah dibeli investor namun belum dibangun. Indrayana menduga pulau-pulau tersebut dibeli broker untuk kemudian dijual kembali. “Ini yang sangat kita khawatirkan. Harus ada solusi untuk mengatasinya. Kalau dilakukan secara bersama-sama, pasti ada jalan keluarnya,” ujarnya.

Indrayana yang juga menjabat anggota DPRD Anambas itu mendorong pemerintah daerah untuk lebih ketat mengawasi pembelian pulau. Salah satunya dengan cara membuat aturan jelas tentang mekanisme jual-beli pulau.

“Memang pulau-pulau tersebut milik masyarakat, tapi harus diberikan aturan jelas. Mungkin saat melakukan pembelian, salah satunya saat membeli pulau, investor melampirkan izin akan dibuat apa pulau tersebut,” jelasnya.

Jika ada aturan, akan sangat berbahaya. Dikhawatirkan, pulau dibeli pihak asing dengan memakai tangan orang Indonesia. Apalagi Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan daerah terluar yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga.

“Kita ini berbatasan langsung dengan negara tetangga. Tentu bila dibiarkan, dikhawatirkan akan mengganggu kedaulatan negara,” tegasnya.

Indraya menyarankan kepada investor untuk mengurus kartu Kadin. Agar investasi di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas terdata. Dia berharap, investor berkoordinasi dengan Kadin agar semua berjalan lancar. “Jangan nanti ada masalah, baru mengadu ke Kadin. Mari sama-sama kita membangun daerah ini,” katanya.

jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com