SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pulau Tiga, Gugusan Pulau Eksotis di Natuna

  • Reporter:
  • Sabtu, 15 April 2017 | 17:21
  • Dibaca : 398 kali
Pulau Tiga, Gugusan Pulau Eksotis di Natuna
Kantor camat Pulau Tiga di atas bukit.

Kabupaten Natuna merupakan daerah kepulauan di Provinsi Kepri. Berada di Laut China Selatan, ujung utara Indonesia. Pulau-pulau kecil tersebar membentuk gugusan kepulauan. Wilayah yang menyimpan keindahan alam nan eksotis di daerah ini adalah Pulau Tiga.

Pulau Tiga merupakan salah satu kecamatan di kabupaten terluar Indonesia ini. Di dalamnya tergabung tiga pulau kecil: Sabang Mawang, Tanjung Kumbik, dan Tanjung Batang. Di dalamnya tersimpan pesona alam yang memukau. Pulau-pulaunya membentuk perbukitan yang diselimuti pepohonan hijau, air laut jernih berwarna hijau tosca, dan permukiman penduduk yang mengapung di atas permukaan laut.

Pulau-pulau di sini hanya memiliki sedikit daratan. Rumah-rumah penduduk dibangun di atas permukaan laut, merapat ke bibir pulau. Namun masih tersisa sedikit daratan yang digunakan untuk lapangan sepakbola dan di sebagian sisi pulau.

Jika ingin merasakan bermalam di pulau ini, tersedia homestay bagi wisatawan. Bermalam di sini memberikan sensasi tak biasa. Tidur di atas permukaan laut, ditemani deburan ombak yang mengalun pelan, dan diiringi nyanyian jangkrik.

Menjelang pagi, saat air laut beranjak naik, menyaksikan proses pasang air laut dari teras rumah memberikan sensasi yang berbeda. Kejernihan air lautnya mampu menembus pandang hingga ke dasar laut. Maksimal ketinggian air laut mencapai hampir setengah meter dari lantai rumah penduduk.

Jalan utama di sini hanya selebar tiga meter, namun sudah berlapis beton sehingga lebih nyaman. Jalanan tersebut juga berada di atas permukaan laut. Meski hanya selebar jalan gang, namun sebagian warganya menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi. Pulau-pulau di sini membentuk perbukitan, mirip gunung. Sehingga tidak memungkinkan berkendaraan hingga ke tengah pulau.

Pulau Tiga kaya akan hasil laut, salah satu yang menjadi primadona adalah ikan napoleon dan tenggiri. Ikan napoleon memiliki nilai jual yang tinggi, sering dieskpor ke luar negeri seperti Hongkong. Sedangkan ikan tenggiri merupakan bahan dasar oleh-oleh khas Natuna, kerupuk atom.

Menuju ke Sana
Natuna merupakan salah satu kabupaten terluar di Indonesia. Letak geografisnya yang berada di Laut China Selatan, hampir mendekati Vietnam, membuat sebagian orang bertanya-tanya bagaimana cara menuju ke sana. Dari Pulau Batam ke Natuna bisa menggunakan pesawat langsung selama satu jam perjalanan.

Setibanya di Bandara Ranai, perjalanan dilanjutkan ke Selat Lampa dengan menggunakan mobil atau sepeda motor selama 1,5 jam. Dari Selat Lampa, penampakan Pulau Tiga sudah terlihat jelas di seberang. Untuk menuju Pulau Tiga dapat menggunakan kapal pompong selama 15 menit. Ongkosnya Rp20 ribu sekali jalan. Jika beruntung, di tengah perjalanan Anda bisa menyaksikan lumba-lumba yang melompat riang ke permukaan laut.

Tersedia juga transportasi laut menuju Natuna, KM Bukit Raya milik PT Pelni. Kapal laut besar ini hanya bisa diakses dari Kijang, Kabupaten Bintan, dekat dengan Ibukota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Namun, perjalanan laut ke Natuna memakan waktu sekitar 24 jam perjalanan.

Kapal laut ini berlabuh di Selat Lampa, pelabuhan utama tempat bersandar kapal-kapal besar di Natuna. Jika menuju Natuna dengan menggunakan kapal ini, akan lebih dekat ke Pulau Tiga. Namun menjadi lebih jauh menuju Ranai, Ibukota Kabupaten Natuna. Sebaliknya, jika menggunakan pesawat menjadi lebih jauh ke Pulau Tiga.

Dari pusat Kota Ranai ke Selat Lampa tersedia transportasi umum. Tetapi angkutan berjenis minibus ini intensitas keberangkatannya jarang sekali. Tidak perlu khawatir, karena di pusat kota terdapat tempat penyewaan kendaraan dengan tarif sekitar Rp300 ribu per hari untuk mobil dan Rp70 ribu untuk sepeda motor.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com