SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pulau Tujuh Milik Lingga

  • Reporter:
  • Kamis, 29 November 2018 | 13:45
  • Dibaca : 285 kali
Pulau Tujuh Milik Lingga
Suasana Dermaga di Pulau Tujuh atau Pulau Pekajang, kemarin. ft jamariken tambunan

LINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga meminta Pemerintah Provinsi Kepri untuk segera menetapkan Pulau Tujuh atau Pulau Pekajang sebagai daerah otonomi khusus. Langkah tersebut untuk menegaskan Pulau Tujuh masih menjadi bagian dari Kabupaten Lingga dan sekaligus menepis isu keberadaaan pulau tersebut bagian dari Kepulauan Bagka Belitung.

Kabag Hukum Pemkab Lingga Muhammad Jais mengatakan, persoalan Pulau Tujuh sama dengan yang terjadi di Pulau Berhala yang pernah diperebutkan oleh Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi.

“Butuh perhatian khusus dari Provinsi Kepri soal Pulau Tujuh ini. Saya sendiri pernah melontarkan gagasan agar pulau terluar di Kepri jadi wilayah otonomi khusus. Desa Pekajang bisa dijdikan Kecamatan Pulau Tujuh dan Pulau Berhala bisa dijadikan kelurahan,” ujarnya, Rabu (28/11).

Ia mengatakan, Pemkab Lingga siap memperjuangkan keberadaan pulau tersebut jika nanti masih diklaim oleh daerah lain. Pihaknya sudah menyiapkan bukti maupun dokumen jika nanti terjadi proses hukum ke depannya.

“Siap melakukan upaya hukum seperti yang pernah kita lakukan terhadap kasus Pulau Berhala,” katanya.

Untuk diketahui,Pulau Tujuh yang menjadikan Pulau Pekajang sebagai pusat pemerintahan, saat ini masuk sebagai wilayah administrasi Kecamatan Lingga. Segala bentuk pembangunan di wilayah tersebut dilakukan oleh Pemprov Kepri dan Pemkab Lingga.

Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan mengklaim Pulau Tujuh atau Pulau Pekajang yang berada di Kabupaten Lingga masuk wilayah Babel. Mereka mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 27 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Babel, yang menyatakan Pulau Tujuh masuk wilayahnya.

Padahal, dalam UU Nomor 31 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lingga, Pulau Tujuh dimasukkan sebagai wilayah Negeri Bunda Tanah Melayu. Bukan merupakan bagian dari Negeri Serumpun Sebalai.

Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem) di Setretariat daerah (Setda) Lingga, Gandime Diyanto membenarkan, sesuai dengan UU yang berlaku, Pulau Tujuh masuk wilayah Kabupaten Lingga.

“Saya kira pemerintah Pemprov Kepri yang akan berkoordinasi dengan Pemda Lingga dulu jika kembali terjadi sengketa. Jika provinsi yang klaim, berarti provinsi yang menghadapi, kita siapkan dengan data pendukung,” ujarnya. jamariken tambunan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com