SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pungli Parkir di Jembatan Barelang Kembali Marak, Dishub Minta Tim Saber Pungli Turun Tangan

  • Reporter:
  • Senin, 13 Mei 2019 | 15:12
  • Dibaca : 218 kali
Pungli Parkir di Jembatan Barelang Kembali Marak, Dishub Minta Tim Saber Pungli Turun Tangan
Warga menikmati liburan di kawasan Dendang Melayu, Jembatan I Barelang, belum lama ini. BP Batam akan menertibkan pedagang di sekitar Jembatan I dan II Barelang untuk menarik wisatawan. f agung dedi lazuardi

BATAM – Dinas Perhubungan (Dishub) Batam meminta Tim Saber Pungutan liar (Pungli) menindak tegas juru parkir liar yang meminta biaya parkir kepada warga di Jembatan 1 Barelang. Pasalnya, Dishub Batam tidak pernah mengeluatkan izin parkir di kawasan tersebut.

Jembatan 1 Barelang merupakan tempat favorit warga untuk menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa sambil memandang laut. Tempat yang selalu dipenuhi warga itu dimanfaatkan oleh jukir liar dengan meminta karcis parkir ilegal.

Hal itu membuat warga geram dan kesal, karena di kawasan Jembatan Barelang seharusnya sudah tidak ada biaya parkir. Petugas Dishub yang berada di kawasan Jembatan Barelang tidak bisa berbuat banyak, karena mereka hanya bertugas menyuruh pergi pengunjung yang parkir di atas jembatan.

“Saya rasa petugas Dishub sama oknum Pungli ini ada main, karena setelah ada pungli meminta uang parkir di atas jembatan, petugas Dishub langsung mengusir,” kata Iwan, salah satu pengunjung Jembatan 1 Barelang, Minggu (12/5).

Iwan menjelaskan, oknum yang melakukan pungli parkir tidak takut dengan pengunjung, dan bahkan mereka lebih keras dari warga maupun petugas.

“Masa iya di karcis disebutkan bayar Rp5 ribu, tapi disuruh bayar Rp10 ribu. Pemerasan ini,” ujarnya.

Iwan berharap pihak kepolisian menangkap jukir yang melakukan pemerasan tersebut. “Polisi harus tegas. Jangan karena kasihan, terus hanya diberi efek jera saja,” ungkap Iwan.

Kepala Dinas Dinas Perhubungan Batam Rustam Effendy mengatakan, Dishub Batam tidak pernah mengeluarkan karcis parkir di kawasan Jembatan Barelang. Karcis yang beredar di sana dipastikan adalah karcis ilegal atau palsu.

“Kami persilakan Tim Saber Pungli menangkap oknum yang bermain di sana. Jika ada anggota Dishub yang bermain, silakan bawa saja,” kata Rustam.

Rustam membenarkan bahwa di kawasan jembatan Barelang sering terjadi pemerasan, dan hal itu sudah di luar tanggungjawab Dishub untuk menindak.

“Tim Saber Pungli yang terdiri dari lintas aparat pemerintah, mulai dari dinas terkait di Pemko Batam, personel penegakan hukum polisi, TNI, Kejakasaan Negeri, serta dari instansi terkaitlah yang bisa bertindak,” ujarnya.

Ruslam berharap warga melaporkan tindak pemerasan oleh oknum-oknum yang melakukan pungli di Jembatan Barelang ke Tim Saber maupun polisi karena hal itu sudah meresahkan.

“Itu tidak bisa dibiarkan, nanti lama-lama jadi tempat preman di sana,” ungkap Rustam.

romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com