SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Puting Beliung Robohkan Enam Rumah

  • Reporter:
  • Kamis, 21 Juni 2018 | 11:56
  • Dibaca : 113 kali
Puting Beliung Robohkan Enam Rumah
Satu rumah rusak berat akibat dihantam ombak di Kampung Boyan, Kecamatan Singkep, Lingga, Minggu (18/6/2018). Bencana alam tercatat juga terjadi di Palmatak, Anambas sepanjang pekan ini. /jamariken tambunan

ANAMBAS – Sebanyak enam rumah di Dusun Tanjungempat, Palmatak, Anambas, rusak disabu angin puting beliung. Tidak ada korban jiwa, tapi dua rumah ambruk dan empat lain rusak-rusak.

Bencana alam ini terjadi pada Senin (18/6/2018) kemarin. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Penanggulangan Bencana Daerah (Bakesbangpol PBD) Anambas, Dinas Sosial dan Kecamatan sudah turun ke lokasi untuk mengevakuasi pemilik rumah.

“Ternyata di sana warga sudah ramai membantu mengevakuasi korban dan menyelamatkan barang-barang yang hanyut di laut,” ungkap Kepala Bakesbangpol PBD Ekodesi, kemarin.

Menurut laporan Bakesbangpol PBD, dua rumah rusak berat dan empat lain rusak ringan. Korban mengalami kerugian material.

Setelah dilakukan rapat koordinasi dengan unsur pemerintah setempat maka diputuskan untuk memberikan kebutuhan bahan pokok dan sandang kepada satu keluarga. Keluarga tersebut kondisi rumahnya mengalami rusak berat dan diberikan kebutuhan pangan dan pakaian selama tujuh hari.

Sementara untuk kerugian material selanjutnya akan dihitung oleh pihak kecamatan untuk dilaporkan kepada Bupati.
“Kenapa satu keluarga, karena dua rumah yang mengalami rusak berat, hanya satu yang dihuni. Satunya lagi masih tahap pembangunan,” jelas Ekodesi.

Dua Rumah Roboh

Bencana alam juga menimpa warga di Kampung Boyan, Kecamatan Singkep, Lingga. Dua rumah hancur dihantam ombak pada Minggu (18/6/2018) malam, pukul 01.00 dini hari.

Sekda Lingga Juramadi Esram telah meninjau lokasi kejadian bersama media dan seorang sopir. Juramadi menemui Iwan, satu dari dua pemilik rumah yang hancur.

“Saya berharap kepada bapak bisa bersabar dan ikhlaskan atas musibah yang terjadi, dan yang terpenting kita ambil hikmahnya dari semua kejadian ini,” ucap Juramadi, kemarin.

Juramadi menegaskan segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lingga untuk turun ke lokasi dan membantu korban. “Juga segera rapat khusus untuk membahas masalah ini,” tutur dia.

Pantauan di lokasi, satu rumah separuhnya sudah hilang hanya tersisa bagian depan yang membelakangi laut. Rumah tampak baru dibangun karena belum dicat.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com