SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Raih Penghargaan 10 Juta Subscriber, Atta Bangun Masjid, Ricis Berangkatkan Subscriber Umrah

  • Reporter:
  • Kamis, 21 Februari 2019 | 21:40
  • Dibaca : 445 kali
Raih Penghargaan 10 Juta Subscriber, Atta Bangun Masjid, Ricis Berangkatkan Subscriber Umrah
YouTuber Atta Halilintar dan Ria Ricis. /KORAN SINDO

YANG dilakukan YouTuber Atta Halilintar dan Ria Ricis patut dijadikan contoh. Selain karena kerja keras mereka sebagai kreator konten di dunia YouTube hingga berhasil menghimpun subscriber terbesar di Indonesia atau bahkan Asia Tenggara, keduanya juga tak lupa berbagi.

THOMASMANGGALLA, Jakarta

Sebagai bagian dari nazar atau janji apabila sukses memperoleh 10 juta subscriber, Atta berencana membangun masjid, sedangkan Ria Ricis memberangkatkan 5 subscriber-nya umrah. Mereka memang pantas bersyukur, dengan begitu banyak subsriber atau orang yang menonton konten mereka, penghasilan yang mereka peroleh pun semakin besar.

Atas jumlah subscriber yang diperolehnya, mereka kemarin mendapatkan penghargaan dari YouTube. Penghargaan Diamond Play Button tersebut diberikan kepada para kreator konten yang berhasil menjaring 10 juta subscriber. Atta Halilintar dan Ria Ricis menjadi YouTuber yang sukses memperoleh 10 juta subscriber se-Asia Tenggara. Mereka dinilai merupakan dua kreator independen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Atta mengaku mendonasikan sebagian penghasilan untuk beramal karena terinspirasi kreator konten yang melakukan hal serupa. Dia pun menganggap hal tersebut bisa memengaruhi orang lain untuk melakukan hal baik pula. “Misalnya ada yang mengumpulkan anak yatim, peduli sama penderita kanker, dan di situ aku melihat kalau kita bikin konten-konten yang bisa meng-influence orang untuk membantu orang lain, itu lebih baik,” ucapnya kepada KORAN SINDO seusai pemberian YouTube Diamond Awards di Kantor Google Indonesia, Kawasan SCBD, Rabu (20/2).

Masjid yang akan dibangun Atta sedang dalam persiapan. Tanah sudah tersedia. Saat ini dia menunggu desain yang cocok. Untuk desain ini dia membuat challenge kepada subscriber-nya untuk membuat desain masjid yang milenial, yang bisa membuat anak mudah betah di masjid untuk beridah atau melakukan kegiatan lain.

“Saya ingin membuat masjid yang bisa membuat generasi milenial bangga dan kalau bisa Instagramable juga untuk menghilangkan kesan kuno dan kuper. Saya mencontoh masjid-masjid di luar negeri yang bisa membuat orang senang beribadah dan gak menutup kemungkinan mengajak umrah para subscriber itu. Kan sebuah influence bagus kita berlomba-lomba untuk sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain sehingga ritme itu bisa terjadi di Indonesia,” ungkapnya.

Popularitas dan gelimang harta yang kini dinikmati pria bernama asli Muhammad Attamimi Halilintar ini tak diraih dengan mudah, tetapi dengan perjuangan dan kerja keras tak kenal lelah. Bahkan tak ada yang menyangka, Atta ternyata dulu pernah merasakan putus sekolah yang terjadi saat tahun 2004.

“Gue bisa sampai di titik ini karena terus berjuang karena gue pernah merasakan titik terendah dalam hidup gue saat tahun 2004. Pada saat itu keluarga gue ada yang mendapatkan ujian yang akhirnya kita pindah ke Malaysia,” papar Atta.

Di negeri jiran Malaysia, Atta dan keluarganya harus memulai kehidupan dari nol. Bahkan lantaran bukan keluarga besar yang memiliki banyak anggota, Atta terpaksa harus keluar dari sekolah. “Akhirnya nyokap bokap memutuskan untuk gue keluar dari sekolah. Ya gue putus sekolah,” imbuh Atta.

Setelah putus sekolah, Atta akhirnya memutuskan untuk mencari penghasilan sendiri. Ia pun mulai berjualan di beberapa terminal bus. “Banyak dagang macam-macam waktu itu sih. Pokoknya waktu itu gimana caranya menghasilkan uang,” kata Atta.

Kini, nasib berbalik kepadanya berkat kerja keras dan tekad yang kuat untuk maju dan sukses. Atta pun memiliki kekayaan yang tidak sedikit dari keisengan membuat sebuah video YouTube untuk mempromosikan barang dagangannya. Menurutnya YouTube merupakan media sosial yang paling cocok untuk berdagang karena tingkat engagement-nya lebih tinggi daripada media sosial lain.

“Awalnya menggunakan YouTube ini untuk men-support dagang,” ucapnya. Problem nggak punya modal pun mampu diatasinya dengan berdagang lewat media sosial ini. Tekniknya bisa diambil mengikuti perkembangan zaman. Dengan engagement tinggi, YouTube menjadi tempat hampir semua orang untuk bikin acara sebagai sarana promosi hingga akhirnya sukses dan mampu membuka lapangan kerja.

Tak hanya sukses sebagai YouTuber, Atta yang kelahiran Dumai, Riau, 20 November 1994 ini kini juga memiliki sejumlah bisnis. Tak mengherankan, dengan gelimang uang yang didapatkannya sebagai YouTuber dan beberapa lini bisnis yang dijalani, dia pun memiliki rumah mewah sendiri, koleksi mobil mewah, sepeda motor, dan barang-barang mahal.

“Kita laki-laki pasti punya dream yang dari kecil itu berawal dari punya gambar pajangan mobil mewah, gantungan kunci, dan apa pun yang ingin dibeli. Aku suka automotif baru 2 tahun ini, setelah sudah berhasil. Tapi itu bukan buat kita puas, kita kejar pasti nggak akan puas. Tapi yang aku lihat bagaimana kalau kita bersyukur. Semakin lancar justru banyak berbagi, itulah kebahagiaan sesungguhnya dan aku juga banyak keluarkan uang bayar cicilan, gaji karyawan, dan tiap bulan buka lowongan kerja dengan job berbeda karena ingin membuat konten berbeda,” tuturnya.

Senada, Ria Ricis juga memilih bernazar dengan beramal sebagai rasa syukur atas berbagai karunia yang diperolehnya. Selain itu dia ingin berbagi dengan para subscriber yang selama ini setia mendukungnya. “Di 10 juta subscriber, alhamdulillah saya telah memberangkatkan umrah 5 subsciber, karena bagi saya semua orang tentu ingin pergi ke Tanah Suci. Dan ini juga menjadi bentuk rasa syukur saya karena telah dipercaya untuk menjaga titipan dari Tuhan,” ujarnya.

Ria Ricis merasa patut bersyukur karena dia tidak mengira proyek coba-cobanya memilih profesi sebagai kreator konten YouTube justru membawanya pada kesuksesan. “Rasanya bangga dan tidak menyangka sih karena awalnya memang lebih serius di Instagram. Kemudian melihat platform YouTube yang lebih bebas masalah durasi dan tidak terbatas seperti di TV, aku mulai beralih ke YouTube,” kata Ricis.

Sejak awal kemunculan namanya di jagat media sosial, sosok adik dari Oki Setiana Dewi ini langsung menarik perhatian warganet. Pasalnya namanya sudah dikenal karena sering tampil di layar kaca sebagai bintang tamu dan presenter. Tak mengherankan jika kemudian jumlah subscriber dari perempuan yang lahir di Batam, 1 Juli 1995 ini langsung melejit.

Dari hasil penelusuran KORAN SINDO, channel YouTube Ria Ricis atau Ricis Official yang dibuat sejak Januari 2016 langsung melambung pesat subscriber-nya. Dalam tempo tidak lama mampu menggaet 2.028.110 subscriber dan ratusan juta penonton. Saat itu penghasilan per bulan Ria Ricis diperkirakan berkisar Rp88.000.000 hingga Rp1.413.000.000.

Selain gaya kocaknya, materi konten yang disuguhkannya juga mengena. Untuk diketahui, Ricis mulai mengisi channel YouTube dengan hal-hal yang disukai olehnya. Misalnya saja mengulas seputar mainan anak-anak. Salah satu video yang hits adalah soal mainan squishy hingga akhirnya Ria Ricis mendapat julukan sebagai Ratu Squishy. “Awalnya soal mainan, tapi sekarang berkembang dengan banyak konsep. Karena kita memang harus berkembang,” imbuhnya.

Seiring dengan perjalanan kariernya, suka duka dirasakan oleh Ria Ricis. Mulai dari kritikan soal kontennya yang dianggap kekanak-kanakan hingga video yang dinilai tidak mendidik. Namun alih-alih merasa terpuruk, ia justru berterima kasih atas kritikan yang diterima sebagai bahan evaluasi diri.

“Sedih pasti, apalagi kata-katanya kadang enggak baik. Tapi kemudian aku berpikir bahwa mereka pun mengamati video aku. Akhirnya apa yang dikritik menjadi pelajaran buat aku. Terima kasih ya netizen semua untuk segala inspirasi dan masukannya. Berkat kalian aku jadi semangat, hahaha,” tutur Ricis.

Hingga tanggal 19 Februari 2019, subscriber Ria Ricis mencapai 10.210.021. Pendapatannya dari YouTube diperkirakan mencapai sekitar Rp 410 juta sampai Rp 6,5 miliar per bulan dan rata-rata konten video yang dimuat Ricis berisi reviu slime, squisy serta vlog kehidupan sehari-hari.

Atas penghasilan besar tersebut, perempuan bernama asli Ria Yunita itu kini bisa membeli mini cooper dan rumah mewah. Harga rumahnya terbilang wow untuk anak semuda dia, yakni Rp 6 miliar. Tak puas dengan bentuk rumahnya, Ria Ricis merombak rumahnya itu untuk dibikin bak istana putri raja.

“Alhamdulillah rumah Ricis yang baru lagi mau dirombak, bertahap ya. Karena kemarin beli itu lagi pas pengen dirombak banget, pengen dibuat sesuatu yang baru. Konsepnya pengen kayak rumah princess gitu,” kata Ria Ricis.

Namun adik kandung Oki Setiana Dewi itu tidak serakah dengan rezeki nomplok yang diterimanya. Dia tidak lupa menyisihkan penghasilannya untuk orang tuanya. Bagi dia, kesuksesan yang dirasakan sekarang tidak bisa lepas dari dukungan dan doa ayah dan ibunya. “Ayah dan ibu luar biasa, selalu memberikan semangat (untuk) aku. Kalau aku salah kadang masih dimarahi mereka,” tutur putri pasangan Sulyanto dan Yunifah Lismawati ini.

Rajant Meshram, YouTube Creator & Artist Development Manager untuk India & SEA, menilai Atta dan Ricis adalah salah satu bukti dari komunitas kreator YouTube yang terus berkembang di Indonesia yang terus mendorong perubahan, berbagi cerita dan pendapat serta menemukan kesukesan di YouTube. “Ini merupakan peristiwa penting bagi seluruh ekosistem kreator YouTube di Indonesia dan Asia Tenggara,” ujar dia.

YouTube pun memberikan beragam dukungan dan inisiatif guna mendorong kreativitas serta memberikan kesempatan untuk kreator dari seluruh penjuru Indonesia untuk menyuarakan cerita/pendapat dan menunjukkan bakat mereka. Di antaranya adalah inisiatif peningkatan keterampilan untuk 12 kreator terpilih melalui program YouTube NextUp. Juga menyediakan wadah untuk komunitas kreator untuk berkolaborasi yang dilengkapi dengan fasilitas produksi konten yang berkualitas melalui inisiatif YouTube Pop-Up Space.

Hingga saat ini perkembangan YouTube di Indonesia mengalami kemajuan pesat. Jumlah pemegang Gold Award-nya makin bertambah, yaitu sebanyak 85 kreator local yang sudah mencapai 1 juta subscriber, meningkat 17 dari tahun lalu. Lantas ada lebih dari 1700+ kanal yang telah meraih 100.000 subscriber, meningkat dari hanya 680 pada tahun lalu. Setiap minggunya pun ada 3 channel kreator yang berhasil melewati 100.000 subscriber.

Seiring dengan pertumbuhan komunitas kreator yang pesat di Indonesia, YouTube juga terus bekerja sama dengan para kreator untuk terus meningkatkan Pedoman Komunitas (Community Guideline) agar lebih jelas dan konsisten. “Kami merasa terhormat dan senang memiliki antusiasme dan komunitas yang besar di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus memastikan bahwa YouTube adalah tempat terbaik bagi masyarakat Indonesia untuk mendengarkan, berbagi, dan menciptakan komunitas melalui cerita Anda.” sebut Rajant.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com