SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ranperda APBD-P Kepri, Kurangi Belanja Tak Produktif

  • Reporter:
  • Rabu, 20 September 2017 | 12:10
  • Dibaca : 75 kali
Ranperda APBD-P Kepri, Kurangi Belanja Tak Produktif
Gubernur Nurdin Basirun berbincang dengan anggota DPRD Kepri usai membahas APBD Perubahan Kepri, beberapa waktu lalu.

PINANG – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyatakan, penyusunan APBD dan pembahasannya harus berpegang teguh pada prinsip efisiensi, efektivitas, ekonomis dan tepat sasaran. Angaran juga harus mencerminkan respon pemerintah terhadap kebutuhan prioritas masyarakat.

“Pembahasan APBD harus mempunyai kapasitas untuk menyelesaikan sebagian besar problem masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nurdin saat menyampaikan jawaban Pemprov Kepri atas Pandangan Fraksi-Fraksi terhadap Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2017 di Kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (19/9/2017).

Nurdin mengatakan, pemerintah juga mengurangi belanja yang kurang produktif dan efisien untuk dialihkan pada belanja infrastruktur yang mampu menopang perkembangan sektor real. Juga menopang kenaikan penerimaan daerah termasuk di dalamnya pajak dan retribusi.

“Saat ini pemerintah terus mencoba berbagai inovasi dalam menjalankan roda kegiatannya. Misalnya terkait pajak dan retribusi daerah, sekarang informasinya dapat dilihat di website Dispenda Kepri. Pembayaran BPKB bisa dilakukan di tiap Samsat di Kepri, tidak terpaku pada domisili. Ini untuk semakin mempermudah masyarakat,” katanya.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com