SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ratusan Burung Diselundupkan dari Malaysia

  • Reporter:
  • Rabu, 21 Juni 2017 | 13:40
  • Dibaca : 473 kali
Ratusan Burung Diselundupkan dari Malaysia
Anggota Lantamal mengamankan puluhan kotak berisi ratusan burung yang diselundupkan dari Malaysia ke Batam, belum lama ini. /DOK SINDO BATAM

PINANG – Tim Marlin Satgas Dispamal dan Unit 1 Jatanrasla Kejahatan dan kekerasan di laut WFQR Lantamal IV menggagalkan upaya penyelundupan satwa burung jenis murai, poksai dan love bird sejumlah 23 kotak di perairan utara Nongsa, Batam, Senin (19/6). Setiap kotak, diperkirakan berisi 10 sampai 15 ekor burung.
Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R.Eko Suyatno mengatakan, dari keterangan pelaku, upaya penyelundupan ini memanfaatkan kelengahan petugas. Mereka masuk wilayah Nongsa Batam pukul 06.00 karena menganggap jam-jam tersebut, akan lolos dari pantauan petugas. Namun, saat mereka berada di posisi 01° 12″ 468 ‘ LU – 104° 05″ 820’ BT, pergerakan boat pancung pelaku berhasil dihentikan Satgas Gabungan TNI AL.

Saat diperiksa petugas, kapal tanpa nama tersebut membawa muatan ratusan satwa ilegal burung jenis murai, poksai dan love bird. Kotak-kota berisi satwa tersebut ditutupi terpal.

“Pengakuan K, nakhoda boat pancung itu, mereka berlayar dari perairan Pulau Lima Malaysia dan hendak menuju Tanjunguma Batam,” kata Eko, Selasa (20/6).

Boat Pancung tanpa nama itu diketahui kepunyaan K alias Way bebobot 1 GT dengan mesin Yamaha 75 PK, ciri-cirinya berwarna lunas merah dengan menggunakan tenda abu-abu. Saat diperiksa, dokumen kapal/boat pancung nihil, SPB (Surat Pemberitahuan Berlayar) nihil, dokumen muatan nihil dan tidak memiliki paspor.

Eko mengatakan, modus operandi kegiatan ilegal penyelundupan satwa dari Malaysia ke wilayah Batam oleh pelaku sebagai penambang boat pancung dari Pantai Stress Teluk Jodoh, Batam. Kapal disewa dengan upah Rp2 juta untuk menuju ke perairan Malaysia mengambil burung. Nakhoda sebelumnya menghubungi Ai, warga negara Malaysia.

“Pelaku berangkat dari pelabuhan Tanjunguma, Batam pukul 04.00 dan bertemu degan Ai di perairan Pulau Lima Malaysia. Di sana, Ai memindahkan 23 kotak berisi burung,” katanya.

Hasil koordinasi dengan Kepala Balai Karantina Batam Suryo, 2 orang pelaku dan barang bukti 23 kotak berisi ratusan burung telah diserahkan kepada Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Balai Karantina Batam untuk proses hukum lebih lanjut.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com