SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ratusan Hektare Pencetakan Sawah di Lingga Terancam Gagal

Ratusan Hektare Pencetakan Sawah di Lingga Terancam Gagal
ilustrasi

LINGGA – Pencetakan sawah di Desa Resang terancam molor setelah kontraktor menarik diri dari proyek sejak kemarin karena kontrak kerjasama belum jelas.

Kepala Desa Resang Hanafi menyebutkan kontraktor sudah menarik seluruh alat berat sebanyak 15 unit dari lokasi pencetakan sawah. Kontraktor hingga kemarin baru mencetak lahan siap tanah sekitar 55 hektare dari target 254 hektare. Dari 55 hektare baru 15 hektare yang sudah ditanami bibit.

“Yang saya dengar kontrak kerjasama dengan kontraktor belum jelas sehingga kontraktor menarik alat berat,” ujar Hanafi, kemarin.

Selain alat berat ditarik, masalah lain juga muncul setelah lahan yang baru dibuka tersebut tidak maksimal dan petani hanya mampu menanam belasan hektare saja.

Sedangkan Pengawasan lapangan dari pihak kontraktor, Yanto, menuturkan perusahaan tempat dia bekerja merasa rugi jika menunggu pengerjaan pencetakan sawah selanjutnya yang belum pasti. Sebab pengerjaan pencetakan sawah akan dilanjutkan jika lahan yang telah selesai dicetak telah ditanami.

“Setahu saya lahan akan dilanjutkan untuk dibuka setelah lahan selesai ditanami padi,” ujar Hanafi.

Dari pantauan di lahan yang telah ditanami padi, terlihat sejumlah benih padi telah menguning bukan karena akan panen, namun diduga karena sakit. Kondisi ahan di kawasan itu kurang maksimal, baik secara irigasi dan letak sawah yang kurang tepat.

Selain itu, dari informasi warga kuningnya sejumlah bibit padi yang ada saat ini karena tingkat keasaman tanah yang masih tinggi. Petani tidak yakin untuk menanam kembali bibit tersebut karena terlihat tumbuhnya kurang Subur.

“Kami harus cari jalan terbaik agar sawah ini berhasil,” ujar Kades Resang, Hanafi.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com