SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ratusan Kepala Sekolah dan Lembaga Ikut Sosialisasi pendidikan keluarga

  • Reporter:
  • Sabtu, 4 Agustus 2018 | 09:41
  • Dibaca : 104 kali
Ratusan Kepala Sekolah dan Lembaga Ikut Sosialisasi pendidikan keluarga

NATUNA – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sosialisasi Pendidikan Keluarga di Natuna Hotel, Sabtu (4/8/2018). Kegiatan yang melibatkan 147 peserta dari Kepala Sekolah dan Ketua Lembaga Pendidikan tingkat KB, TK, SD dan SMP itu digelar sehari penuh.

Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Natuna, Suherman mengatakan, kegiatan sosialisasi pendidikan keluarga merupakan program Kemendikbud yang diselenggarakan di beberapa Kabupaten dan Kota di Indonesia.

“Natuna adalah salah satu Kabupaten yang dipilih untuk melaksanakan kegiatan ini. Alhamdulilah peserta yang hadir cukup antusias,” kata Suherman usai membuka secara langsung kegiatan sosialisasi Pendidikan Keluarga.

Lebih lanjut, Suherman mengaku, pendidikan keluarga sangat penting dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan anak. Keluarga memiliki peran penting untuk mendukung generasi emas 2045 mendatang.

“Peserta yang hadir adalah peserta yang belum pernah ikut bimbingan teknis. Oleh karena itu, kita berharap peserta dapat menyimak dan mengikuti sosialisasi dengan baik,” harapnya.

Ditambahkan Suherman, pendidikan keluarga dilatarbelakangi banyaknya keluarga tidak peduli dengan tanggungjawab selama anak berada dirumah. Padahal peluang waktu paling banyak bukan pada jam sekolah, melainkan diluar sekolah.

“Masih banyak kita hari ini belum peduli, dan beranggapan pendidikan hanya ada di sekolah. Kalau dihitung, hanya berapa jam anak sekolah, selebihnya berada di keluarga dan masyarakat. Kita kepingin bagaimana lulusan SD dan SMP berkualitas,” ujar Suherman yang juga sebagai narasumber pada acara.

Kasubdit Kemitraan Direktorat Pendidikan Keluarga Kemendikbud,  Hendra Sujana menilai, pendidikan keluarga adalah program yang saat ini kembali digalakkan oleh pemerintah.

“Alasan kesibukan di keluarga menjadi hal penting munculnya pendidikan keluarga. Pendidikan keluarga bukan hal baru, tetapi kita ingin kembali membangkitkan semangat pendidikan keluarga. Karena keluarga punya peran sama untuk meningkatkan mutu pendidikan anak,” tandas Hendra.  soleh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com