SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Realisasi PAD di Bawah Target

  • Reporter:
  • Selasa, 11 Juni 2019 | 16:15
  • Dibaca : 65 kali
Realisasi PAD di Bawah Target
Sekda Kota Batam Jefridin. /Dok SINDO BATAM

BATAMKOTA – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai 30,6 persen hingga akhir Mei 2019 atau masih di bawah target sebesar 40 persen.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengatakan Pemko berupaya menggejot potensi pendapatan yang ada, meskipun secara keseluruhan memang belum sesuai dengan yang diharapkan. Menurut dia saat ini memang ada beberapa sektor yang realisasinya masih rendah di antaranya seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA).

“PBB disebabkan jatuh tempo PBB pada bulan Agustus. Kemudian untuk IMTA karena ada beberapa perubahan kebijakan dari pemerintah pusat,” kata Jefridin, Senin (10/6).

Kemudian pembebasan parkir 15 menit atau drop off di mal, menurut dia hal ini memang sangat berpengaruh terhadap pendapatan dari sektor parkir. Itu sebabnya pihaknya berencana akan mengusulkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam untuk melakukan evaluasi terkait dengan kebijakan yang sudah diatur dalam peraturan daerah tersebut.

“Perda itu minimal bisa dievaluasi dua tahun. Insya Allah tahun depan diusulkan untuk ditinjau ulang, kebijakan drop off ini,” katanya.

Sementara untuk untuk realisasi pajak daerah seperti pajak hotel, pajak restoran angkanya sudah mencapai 40 persen. Namun, kendati demikian pihaknya mengaku akan terus berupa meningkatkan sektor pajak tersebut untuk mengejar apa yang sudah ditargetkan bersama. Pajak sendiri merupakan tulang punggung PAD kota Batam.

Itu sebabnya masyarakat juga dimbau untuk segera membayar pajak agar pembangunan Kota Batam bisa berjalan sesuai dengan perencanaan. Pajak masyarakat kata dia memiliki kontribusi terharap pembangunan Batam supaya bisa menjadi kota yang maju sebagaimana yang diharapkan bersama baik itu pemerintah dan juga masyarakat itu sendiri.

“Intinya, realisasi pajak daerah akan terus ditingkatkan untuk pembangunan Kota Batam,” katanya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengajak agar ASN di lingkungan Pemko Batam bangkit untuk melakukan perubahan. Apa yang sudah dimulai menurutnya tidak boleh dihilangkan. Terlebih perubahan yang telah dilakukan menurutnya sangat signifikan dibanding daerah lain.

“Kita diberi tanggungjawab oleh Negara untuk membangun khususnya Kota Batam. Semangat yang saya sampaikan ini harus dimulai dari saya sampai ke bawah,” paparnya.

Kepada OPD penghasil Rudi juga berpesan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Diakuinya sudah memasuki bulan ke enam ditahun 2019, apa yang ditargetkan belum tercapai. Katanya, jika ini tidak tercapai maka akan ada kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan. Untuk itu kepada OPD penghasil Rudi meminta agar lebih aktif lagi.

“Kepada dinas penghasil supaya jemput bola. Segera uraikan apa yang menjadi permasalahan,” katanya.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com