SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Realisasi Pendapatan Anambas Rp920 Miliar

  • Reporter:
  • Selasa, 8 Januari 2019 | 13:40
  • Dibaca : 99 kali
Realisasi Pendapatan Anambas Rp920 Miliar
ilustrasi

ANAMBAS – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Anambas tahun 2018 mencapai Rp920 miliar. Jumlah tersebut mencapai target yang telah ditentukan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2018.

“Dalam APBD Perubahan terjadi penurunan sekitar Rp920 miliar dari target APBD murni sekitar Rp1miliar. Dalam triwulan keempat kita dapat dana tunda salur dari pemerintah pusat. Sehingga target pendapatan tercapai,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Anambas Azwandi, Senin (7/1).

Hingga kini, kata dia, realisasi belanja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas tahun 2018 mencapai 93 persen. Pihaknya masih menunggu laporan belanja dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lagi.

“Realisasi pendapatan juga belum dientri oleh dinas seluruhnya, kalau sudah rampung, kami akan ekspose lagi dengan Bupati. Untuk Silpa tahun 2018 tercatat sekitar Rp50 miliar lebih,” katanya.

Ia juga mengatakan, pemerintah pusat masih memiliki utang dana tunda salur tahun 2017 kepada Pemkab Anambas sebesar Rp100 miliar. “Masih ada sekitar Rp100 miliar sisa kurang bayar pemerintah pusat tahun 2017, dan itu tetap kita tagih pada tahun 2019 ini,” jelasnya.

Selain pemerintah pusat, lanjutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri juga memiliki utang dana tunda bayar kepada Pemkab Anambas sekitar Rp12 miliar.

“Dana tunda salur Pemprov Kepri mencapai Rp 12 miliar yang terdiri dari dana taskin Rp10 miliar pada tahun 2015 dan Rp2 miliar tahun 2018. Ini juga tetap ditagih pada tahun 2019 ini,” katanya.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Anambas Dhannun mengatakan, pihaknya telah dua kali menyurati dan bertemu langsung dengan pejabat Pemprov Kepri terkait dana tunda salur tersebut. Namun, tak kunjung terealisasi hingga saat ini.

“Tentu ini mempengaruhi rencana pembangunan Anambas yang semula diperkirakan berjalan, ternyata terkendala di anggaran. Ini yang kita sayangkan. Upaya agar dana tunda salur ini segera dibayarkan, kami ingin menemui langsung Gubernur,” ujarnya. jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com