SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Rekonstruksi Pembunuhan Mayat di Hutan Sekupang, Marlin Hantam Kepala Roni Pakai Besi

  • Reporter:
  • Sabtu, 13 April 2019 | 16:42
  • Dibaca : 103 kali
Rekonstruksi Pembunuhan Mayat di Hutan Sekupang, Marlin Hantam Kepala Roni Pakai Besi
Petugas Satreskrim Polresta Barelang menggelar olah TKP penemuan mayat pria di hutan di pinggir Jalan Sudirman, tepatnya di depan Perumahan Tiban Permai, Sekupang, Rabu (27/2) lalu. f romi kurniawan

SEKUPANG – Marlin Sinambela alias Mabeos (52), tersangka utama kasus pembunuhan Roni Friska Hasibuan alias RFH, pria yang ditewas mengenaskan di dalam hutan kawasan Sekupang, memperagakan 47 adegan kasus pembunuhan yang digelar di Lapangan Tembak Polresta Barelang, Jumat (12/4).

Dalam rekontruksi ini, Marlin bersama lima tersangka lain memulai adegan dari bertemu korban di Baloi Kolam saat melakukan penganiayaan, Seraya Atas di lokasi penganiayaan kedua, hingga ke lokasi pembuangan hutan depan Perumahan Tiban Permai, Sekupang.

“Ada empat lokasi penganiayaan, pertama di depan rumah Mabeos, kedua dan ketiga di Seraya dekat jualan rujak dan keempat tempat korban dibuang,” kata Kanit Jatanras Polresta Barelang Iptu Ferry Supriadi.

Menurut dia, awalnya korban dibuang masih dalam keadaan hidup usai dianiaya.

“Dari Seraya, tersangka membawa mengunakan becak motor. Saat itu, ada dua tersangka lain yang ikut membuang korban,” katanya.

Tiba di Sekupang, dua tersangka lain menunggu di atas becak motor. Sedangkan Marlin membawa korban lalu membuangnya ke dalam hutan. “Korban sempat menarik celana tersangka minta tolong. Namun Marlin yang ketakutan memukul kepala korban dengan besi yang dibawanya,” kata Feri.

Dari tiga kali pukulan yang dilayangkan pelaku ke kepala membuat korban lemah dan akhirnya meninggal dunia dengan kondisi tangan terikat.

“Korban meninggal karena luka serius di bagian kepala dan leher korban,” ujarnya.

Selain telah menetapkan tersangka, polisi masih memburu satu pelaku lain dalam kasus ini. “Ada satu orang yang masih DPO, pelaku berinisial MZ,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Marlin nekat menghabisi nyawa korban Roni lantaran terbakar api cemburu. Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan mengatakan, motif tersangka menghabisi nyawa korban dilatarbelakangi cemburu, karena Roni sering berkomunikasi di facebook dengan istri pelaku, berinisial SM.

“Tersangka tidak menganiaya korban sendirian, ada lima temannya, yakni Moral Hasudungan Hutapea, Harianto Sibarani, Roni Tampubolon, Darwin Sinambela, dan Hendro Simanjuntak,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Rabu (20/3).

Hasil penyelidikan, tersangka menganiaya korban pertama kali di daerah Baloi Kolam. Korban dianiaya dengan dipukul pakai kayu, dan alat vitalnya di pijak beberapa kali. “Enam tersangka memukul korban hingga tak berdaya,” katanya.

Tidak puas menganiaya di daerah Baloi Kolam, tersangka membawa korban ke lapangan dekat Rumah Makan Ala Mande Seraya Atas. “Korban kembali mendapat penganiayaan di sana. Melihat korban tak berdaya, pelaku membuang jasad korban ke dalam hutan Dam Seiharapan, Sekupang,” kata Andri. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com