SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Residivis Cabuli Anak di Bawah Umur, Korban Diimingi Jalan-jalan

  • Reporter:
  • Senin, 1 Oktober 2018 | 12:11
  • Dibaca : 128 kali
Residivis Cabuli Anak di Bawah Umur, Korban Diimingi Jalan-jalan
KM (46) pelaku pencabulan anak di bawah umur. fr ricky

KARIMUN– Setelah bebas dari penjara pada tahun 2010 atas kasus pencurian, KM (46) harus kembali mendekam di balik jeruji besi atas tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial Sa (16).

KM diamankan Jumat (28/9) di Lapangan Sepakbola Kelurahan Baran Timur. Penangkapan pelaku dilakukan setelah kepolisian Polsek Meral mendapatkan laporan dari ibu korban.

“Pelaku sempat melawan dan melarikan diri namun cepat kita tangkap,” kata Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto, Minggu (30/9).

Hadi menjelaskan, kejadian bermula saat Sa pergi dari rumah pada Minggu (23/9). Saat itu Sa pamit kepada ibunya melalui pesan singkat (SMS) bahwa dia akan berangkat ke Batam.

“Mendapatkan kabar itu, sang ibu langsung menyusul ke Pelabuhan Domestik Karimun, tapi kapal yang ditumpangi korban sudah berangkat,” kata Hadi.

Pada Selasa (25/9) ponsel milik Sa tak aktif lagi dan membuat kekhawatiran ibunya bertambah. Ibu Sa terus melakukan pencarian dan berhasil menemukan keberadaan Sa di rumah KM di kawasan Bukit Tembak setelah menghilang selama empat hari.

Mengetahui hal itu ibu korban langsung datang ke rumah KM. Namun saat sampai dirumah itu, KM langsung melarikan diri lewat pintu belakang rumahnya. Setelah Sa ditemui, ibunya langsung bertanya kepada Sa, kemudian Sa pun mengaku bahwa ia telah disetubuhi oleh KM berulang kali.

“Jadi selama dia menghilang ini, ternyata korban ada dirumah pelaku. Korban diiming-imingi mau diajak jalan-jalan, rupanya ia digauli oleh pelaku,” ujar Hadi.

Menurut hasil interogasi, KM sudah berkali-kali menggauli Sa. Saat ini pelaku sudah diamankan oleh polisi dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
KM telah melanggar Pasal 81 ayat (2) UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 thn 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, minimal 3 tahun penjara.

ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com