SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

RI Dorong Australia Masuk ASEAN

  • Reporter:
  • Selasa, 20 Maret 2018 | 15:49
  • Dibaca : 268 kali
RI Dorong Australia Masuk ASEAN

SYDNEY– Indonesia mendorong dimulainya babak baru hubungan antara ASEAN dan Australia yang makin dekat dan strategis. Hal ini terkait dengan per nyataan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang mendukung ide Australia bergabung masuk menjadi anggota asosiasi bangsa-bangsa Asia Tenggara tersebut.

Langkah ini dapat mengubah posisi strategis Aus tra lia di Asia-Pasifik. Saat ini posisi Australia me ru pakan mitra dialog ASEAN dan bukan anggota tetap atau anggota pe – nuh. Sejumlah perdana menteri (PM) Australia se be lum – nya juga telah meng ung-kap kan ide untuk berga bung sebagai anggota penuh ASEAN, tapi tidak pernah meng – ajukan secara resmi saat masih menjabat. Para pengamat menilai, ber ga bungnya ASEAN dapat me ne gas kan peran pen ting Australia di kawasan yang tumbuh cepat tersebut. Pernyataan Jokowi juga menjadi yang pertama kali bagi seorang presiden RI yang menjabat men du kung ide ter sebut.

“Saya pikir ini ide bagus,” kata Jo kowi saat menyiap kan perjalanan ke Syd ney untuk Konferensi Tingkat Ting gi (KTT) ASEAN dan Australia. Indonesia merupakan pemimpin ASEAN yang di se – gani. Itu artinya inter vensi Jokowi atas ide ter se but di nilai ba kal memiliki dampak besar. Saat wa wan cara khusus dengan Fairfax Media, Jokowi me lon tarkan keinginannya agar Australia me mainkan peran lebih besar di ASEAN dalam bidang pertahanan, per da gang an, dan keamanan. Di ta nya tentang ide mengenai Aus tralia bergabung dengan ASEAN, man tan Gubernur DKI Jakarta tersebut mendukungnya. “Karena kawasan kita akan lebih baik (untuk) stabilitas, sta bi litas ekonomi dan sta bilitas po litik. Tentu ini akan menjadi le bih baik,” papar Jokowi seperti dikutip The Sydney Morning Herald, Kamis (15/3).

Wajah Jokowi menjadi yang paling populer di berbagai su rat kabar besar di Australia se telah mendukung ide Australia berga bung sebagai anggota ASEAN. Ada minimal empat surat ka bar besar yang memasang foto Jokowi di halaman depan. Empat media besar itu adalah The Age, Sydney Morning Herald, Australia Financial Re view, dan Canberra Times. Ke em pat surat ka bar itu milik ke lompok media Grup Fairfax yang sangat ter kenal di Australia. The Age mengambil judul “Jokowi Open Door to ASEAN.” The Canberra Times mengambil judul “ASEAN Open ing”. Fi nancial Review memberi judul “Wido do Seeks Deeper, Closer Ties with Aus tralia. Sydney Mor ning Herald mengambil judul “Door into ASEAN Opens”. PM Australia Malcolm Turnbull merespons pernya ta an Jo – ko wi tersebut.

“Saya akan me lihat untuk mendiskusikan itu dengan Presiden Jokowi jika dia mengangkatnya de ngan saya. Kami akan menung gu untuk diundang. Kami mem per la kukan ASEAN dan sentralitas ASEAN di kawasan dengan peng hormatan ter be sar,” papar dia kepada Fairfax Media. Turnbull mengundang Jokowi makan malam di ru mahnya menjelang KTT dua hari. Ini pertama kali Australia men jadi tuan rumah pertemuan para pemimpin ASEAN. “Ma kan malam pribadi berarti kami sangat dekat. Ini berarti ada saling menghormati,” kata Turnbull. Jokowi menyatakan dia tidak tahu apakah keanggotaan penuh Australia di ASEAN akan didukung anggota lain da lam blok tersebut. ASEAN merupakan kelompok politik dan ekonomi di Asia Tenggara yang semakin disegani dalam 51 tahun terakhir.

Dia juga menekankan kesepakatan per dagangan bebas Indonesia-Australia yang masih tertunda. “Saya akan menekan menterimenteri saya,” tutur Jokowi. Jokowi juga membuka kemungkinan menghidupkan kembali pakta keamanan era PM Australia Paul Keating yang menekankan hubungan dekat antara dua negara. Paul Keating telah lama mendukung keanggotaan penuh Australia di ASEAN. Menurut dia, Australia dapat memberikan skill dan kepakaran dalam kebi jakan luar negeri pada blok tersebut. “Saya selalu yakin bahwa ke dekatan kita, negara te tangga terbesar, merupakan salah satu yang paling melihat manfaat Australia bergabung dengan ASEAN.

Saya sangat senang mendengar Presiden Jokowi mengatakan dia juga berpendapat seperti itu,” tutur Keating. “Untuk melakukannya, dia menekankan dan mengon firmasi keyakinan saya kepada In – donesia sebagai salah satu teman terbesar kita dan sangat pen ting bagi kita,” kata Keating. ASEAN memiliki kantor pu sat di Indonesia sebagai ang – gota terbesar. Sembilan negara anggota ASEAN lainnya ialah Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Kamboja, Brunei, Vietnam, Laos, dan Myanmar. Pada 2002, PM Malaysia Ma hathir Mohamad ketika itu menolak upaya PM Australia John Howard untuk ber gabung penuh di ASEAN. Awal pekan lalu, mantan Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa menyatakan perta nyaan keanggotaan merupakan “selingan”.

Adapun man tan Sekretaris Jenderal ASEAN Rodolfo Severino men – jelaskan pada 2017 bahwa Australia tidak dapat bergabung karena bukan Asia Tenggara. Pakar Indonesia di Australian Nasional University (ANU) Dr Greg Fealy men jelaskan, “Pertanyaannya adalah apa kah negara-negara ASEAN lain akan sepakat. ASEAN bekerja dengan konsensus, jadi jika Anda tidak mendapat kesepakatan umum, maka itu tidak akan terjadi.” Profesor Michael Wesley dari ANU menyatakan bahwa ASEAN adalah organisasi yang membuat kesepakatan dengan konsensus, tapi komentar Jokowi itu perkembangan be sar. “Karena Indonesia itu ne gara ter besar dan pemimpin ASEAN, dia akan memiliki pe kerjaan lebih sulit untuk me yakinkan negaranegara lain, Singapura dan Ma – laysia khu susnya, bahwa Australia akan membentuk bagian berguna di ASEAN,” kata dia.

“Tren geopolitik dan ekonomi membawa Australia dan ASEAN bersama dalam cara jauh lebih kuat dibandingkan sebelumnya. Ini tak dapat dielakkan dan mungkin sedikit terlambat bahwa Australia tersadar pada pentingnya ASEAN,” ujar Profesor Wesley. Sementara itu Australia dan ASEAN menutup KTT re gional itu dengan mendorong per dagangan bebas serta mening katkan keamanan si ber. Kedua pi – hak mendukung ke se pakatan dagang multi negara dan menolak protek sionisme yang dipicu rencana Amerika Serikat (AS) me ne rapkan tarif baru. “Kami sangat yakin sistem perdagangan multilateral yang bebas, terbuka, dan ber da sarkan aturan sebagai kunci bagi per tumbuhan dan kesejah te raan kawasan,” papar PM Si nga pura Lee Hsien Loong saat kon ferensi pers menandai ber akhirnya KTT Australia dan ASEAN. Saat ini Singapura menjabat sebagai ketua ber gilir ASEAN.

Percepat Kesepakatan

Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif pada 7 Maret untuk melindungi para produsen baja dan aluminium domestik demi keamanan nasional. AS juga akan menerapkan tarif untuk USD60 miliar nilai impor dari China, menargetkan sektor teknologi dan telekomunikasi. Lee dan PM Australia Malcolm Turnbull mendorong ASEAN mempercepat kese pakat an untuk Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional yang didukung China dan menjadi alternatif dari pakta per dagangan Kemitraan Trans- Pasifik (TPP). AS mundur dari TPP tahun lalu.

“Jika kita memiliki kese pa katan yang bagus, ini akan menjadi salah satu dari yang dikatakan mitra kita pagi ini: antitesis dari proteksionisme, akan terjamin, dan di ba – lik TPP-11 yang terus menjadi titik penunjang perdagangan terbuka dan bebas,” ujar PM Turnbull seperti dikutip kantor berita Reuters. Turnbull menekankan, KTT itu digelar saat masa kritis dalam sejarah di mana pola dan skala perubahan yang terjadi belum pernah ada sebelumnya. “KTT memberi kita peluang untuk mengonfirmasi ko mitmen kuat Australia ke pa – da ASEAN, sentralitas ASEAN dan Australia sebagai teman segala cuaca, sekarang dan di masa depan,” papar dia. Secara resmi, KTT itu fokus memperkuat kerja sama ekonomi antara anggota ASEAN dan Australia serta melawan ancaman militan yang kembali dari wilayah Timur Tengah.

Australia menjadi tuan rumah pertemuan itu meski bukan anggota blok 10 negara tersebut. KTT itu menjadi bagian dari upaya Australia mempererat kerja sama politik dan perdagangan di kawasan yang mendapat pengaruh China semakin kuat. Dalam pernyataan bersama sebagai kesimpulan KTT, ASEAN dan Australia me nyerukan semua pihak menahan diri di Laut China Selatan. Saat ini China melakukan berbagai langkah agresif di Laut China Selatan yang membuat sejumlah negara ASEAN khawatir. “Kami menekankan pentingnya non-militerisasi dan perlunya memperkuat keyakin an dan kepercayaan bersama, melatih menahan diri dan menghindari aksi-aksi yang dapat memperumit situasi,” ungkap komunike bersama itu.

Sejumlah anggota ASEAN, yakni Brunei, Malaysia, Vietnam, dan Filipina, juga me miliki klaim di kawasan Laut China Selatan. Saat ini Beijing membangun sejumlah pulau buatan di beberapa terumbu, lengkap dengan pelabuhan dan landasan pesawat. ASEAN juga menyerukan denuklirisasi sepenuhnya dan dapat diverifikasi di seme nanjung Korea. ASEAN mendorong pula semua anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara ketat mene rap kan sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Korea Utara (Korut). Selama KTT, ASEAN dan Aus tralia mengumumkan sejumlah langkah baru untuk kerja sama kontra-teror inteli jen.

Para pemimpin saling ber tukar pendapat tentang cara meningkat kan kerja sama da lam isuisu keamanan, terutama keaman an siber. Sebagai ke sim pulan, mereka menan da ta ngani memorandum of under standing (MoU) un tuk me me rangi terorme interna sional.

Syarifudin

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com