SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ria Saptarika Dukung Pemko Batam Kampanye Normal Baru

  • Reporter:
  • Selasa, 2 Juni 2020 | 20:49
  • Dibaca : 185 kali
Ria Saptarika Dukung Pemko Batam Kampanye Normal Baru
Anggota DPD RI Ria Saptarika melakukan kunjungan kerja ke Dinkes Kota Batam, Selasa (2/6/2020)./ist

BATAM – Anggota DPD RI dari Provinsi Kepri Ria Saptarika mendukung pemerintah dalam mengkampanyekan kebiasaan baru atau new normal kepada masyarakat dengan mewajibkan memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak dan menghindari tempat keramaian serta selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Hal tersebut disampaikan Ria saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Selasa (2/6/2020). Rombongan diterima oleh Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Batam Dra. Afriani, Apt mewakili Kepala Dinas Kesehatan yang sedang ada pertemuan dengan gugus tugas Covid-19 di Pemko Batam.

Ria mengatakan pemerintah juga perlu berkolaborasi dengan ketua RT/RW untuk menjadikan kawasan bebas Covid-19 di masing-masing perumahan melalui praktek kebiasaan baru dimaksud.

Mantan Wakil Wali Kota Batam itu juga meminta agar masyarakat dapat menaati anjuran pemerintah tersebut karena secara tak langsung hal itu akan membantu tim gugus tugas dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Dengan menerapkan pola tersebut setidaknya kita juga telah menjaga diri kita, keluarga dan orang lain disekitar kita agar selalu terhindar dari virus corona, serta dapat memutus mata rantai penyebarannya,” kata Ria.

Adapun resume aspirasi dari reses tersebut di antaranya, Pemerintah Kota Batam memberikan alokasi anggaran melaui Dinas Kesehatan untuk penanganan permasalahan kesehatan pandemic covid-19 sebesar Rp14.434.575.000 ditambah Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp18.962.322.200, sehingga total keseluruhan menjadi Rp33.396.897.200.

Selanjutnya ketersediaan APD sampai saat ini masih cukup, dikarenakan selain mendapat pengadaan dari dana Covid-19 (APBD), pemenuhan kebutuhan APD juga bersumber dari bantuan Kemenkes, perusahaan dan swasta. Terdapat permasalahan dalam ketersedian multivitamin. Pola penyaluran bantuan kesehatan adalah dilakukan berdasarkan permintaan.

Pemerintah Kota Batam juga menerima sumbangan dari semua masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 Kota Batam, melalui media centre Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Batam.

Selanjutnya fasilitas pelayanan kesehatan dalam menangani pasien pandemi Covid-19 seperti RS Badan Pengusahaan Batam (RSBP) dengan kapasitas 28 Ruang isolasi dan 4 uang ICU. RSUD Embung Fatimah (RSUD EF) kapasitas 22 Ruang isolasi dan 4 ruang ICU.

RS Khusus Covid-19 Pulau galang, dengan kapasitas 40 ruang observasi, 100 ruang isolasi dan 20 ruang ICU. 11 Rumah sakit swasta lainnya yang tersebar di kota Batam, dengan jumlah kapasitas keseluruhannya 26 ruang isolasi dan 4 ruang ICU.

“Sedangkan 21 Puskesmas dengan pelayanan Rapid Test Covid-19 dan pelayanan pengobatan terhadap gejala dan tanda infeksi saluran pernafasan,” katanya.

Iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com