SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Rupiah Melemah, Harga Daging Ayam Naik di Bintan

  • Reporter:
  • Senin, 12 November 2018 | 13:08
  • Dibaca : 113 kali
Rupiah Melemah, Harga Daging Ayam Naik di Bintan
Bupati Bintan Apri Sujadi berbincang dengan pedagang ayam dalam kunjungannya ke salah satu pasar di Bintan, beberapa waktu lalu. ft humas pemkab bintan

BINTAN – Nilai tukar rupiah bergerak melemah hingga menembus Rp14.685 per USD terbukti tidak mempengaruhi penurunan harga di sejumlah komoditas barang di pasaran. Komoditi harga sejumlah barang malah cenderung stabil. Namun lemahnya rupiah ternyata mempengaruhi harga daging ayam di Bintan.

Harga daging ayam di sejumlah pasar mengalami kenaikan hingga Rp2.000 dari harga sebelumnya, Rp38 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram (kg).

“Ayam saja yang harganya naik sejak awal November ini, di akhir Oktober kemarin hanya Rp38 ribu per kg,” ujar Umi salah satu pedagang di Bintan.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bintan Khairul yang dikonfirmasi membenarkan adanya kenaikan untuk komoditas daging ayam, meski secara keseluruhan situasi ketersediaan sejumlah komoditas pangan masih stabil.

Menurutnya, harga pangan strategis dan proyeksi konsumsi pangan masih terkendali di situasi minggu pertama November 2018. Data itu didapat berdasarkan pemantauan di sejumlah pasar di Bintan.

“Sejumlah komoditas harga stabil. Hanya, harga daging ayam naik Rp2.000, hal ini disebabkan harga pakan naik akibat nilai tukar rupiah turun dibanding dolar,” ujarnya, Minggu (11/11).

Berdasarkan hasil pantauan pihaknya, diketahui hanya komoditi daging ayam saja yang megnalami kenaikan harga. Saat ini harga komoditi lainnya cenderung stabil bahkan turun sedikit dari harga sebelumnya. Seperti beras premium dengan harga termurah turun Rp80, dari harga Rp10.000 menjadi Rp9.920 per kg. Gula pasir masih stabil di kisaran harga Rp11.500 per kg. Sementara daging sapi segar masih di kisaran Rp140 ribu per kg.

“Harga cabai rawit, cabai merah dan cabai hijau mengalami penurunan harga Rp2.000 hingga Rp10.000 dibanding bulan lalu. Namun, harga cabai selalu fluktuatif, terhadap jumlah pasokan dan kelancaran arus barang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi meminta agar beberapa dinas terkait hendaknya mampu menjaga inflasi harga pangan di pasaran menjelang akhir tahun. Menurutnya, menjelang akhir tahun biasanya kecenderungan komoditas harga barang akan merangkak naik seiring dengan tingginya jumlah permintaan barang.

“Nanti akan kita kumpulkan beberapa dinas terkait. Khususnya membahas beberapa agenda penting menjelang akhir tahun di mana sejumlah stok komoditas barang dipasaran harus terpenuhi,” kata dia.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com