SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Rutan Tanjungbalai Perketat Pemeriksaan Pengunjung dan Napi

Rutan Tanjungbalai Perketat Pemeriksaan Pengunjung dan Napi
Tim gabungan menggeledah napi di Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun, Kamis (16/3). Foto Ernis Hutabarat.

KARIMUN – Rumah tahanan negara (Rutan) Kelas IIB Tanjungbalai Karimun membangun pos terpadu. Ruangan untuk memperketat pemeriksaan bagi pengunjung maupun narapidana (napi) tersebut dibangun di depan gedung rutan.

“Dalam pos tersebut akan kita libatkan TNI, Polri dan Pol PP,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun Eri Erawan usai penggeledahan ruang tahanan dan napi bersama SKPD serta FKPD, Kamis (16/3). Kegiatan juga disejalanken dengan deklarasi bersama dalam mewujudkan rutan bebas dari handphone, pungutan liar serta peredaran narkoba.

Dia mengatakan, pihaknya berkomitmen membebaskan rutan dari pungli dan narkotika. Dimana, narkotika merupakan permasalahan nasional sehingga diharapkan kerjasama dan saling bahu membahu untuk memberantas bersama.

“Kita harapkan rutan benar-benar terbebas dari narkoba, pungli serta pemakaian hanphone oleh tahanan. Kami harapkan semua stake holder memberikan masukan demi terwujudnya apa yang sudah kita deklarasikan,” katanya.

Bupati Karimun Aunur Rafiq yang ikut dalam penggeledahan mengatakan, narkotika adalah masalah serius. Bahkan dunia juga menyampaikan darurat narkoba. Penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika merupakan isu strategis bagi masyarakat dunia

“Kita harapkan, melalui kegiatan ini (penggeledahan bersama) dapat mencegah dan memutus mata rantai peredaran narkotika di lingkungan rutan ini. Pemerintah daerah sangat mendukung dan memberikan apresiasi,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, ruangan dan seluruh tahanan digeledah oleh tim dari TNI, kepolisian, petugas rutan serta Satpol PP. Hasilnya, tim menemukan sejumlah peralatan seperti pisau, tali seling, anti nyamuk. Sedangkan penggeledahan tidak ditemukan narkoba. Dalam kesempatan tersebut, pihak rutan memperlihatkan hasil razia pada 8 dan 27 Februari 2017, berupa puluhan handphone dan barang lainnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com