SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Saber Pungli Anambas Gelar Rakor

  • Reporter:
  • Kamis, 24 Januari 2019 | 13:38
  • Dibaca : 169 kali
Saber Pungli Anambas Gelar Rakor
ilustrasi

ANAMBAS – Tim Saber Pungli Kabupaten Anambas menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan evaluasi kinerja di Kantor Bupati Anambas, Rabu (23/1). Kegiatan tersebut untuk menyatukan komitmen dalam memberikan sosialisasi pencegahan pungli kepada masyarakat.

Ketua UPP Saber Pungli Kabupaten Kepulauan Anambas Kompol Rafizal Amin mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi pencegahan pungli sebanyak 199 kali. Jumlah tersebut masih rendah dibandingkan Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang.

“Ketika ditayangkan di pusat kita menjadi yang terendah setelah Bintan dan Tanjungpinang. Nanti akan kita tingkatkan agar masyarakat memahaminya, ” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakapolres Kepulauan Anambas ini mengatakan, pihaknya juga mendapatkan nilai terendah terkait penindakan dengan satu kali Operasi Tangkap Tangan (OTT). Sedangkan Kabupaten Lingga sudah 2 kali melakukan OTT.

“Konsepnya kita lakukan pencegahan terlebih dahulu dengan perbanyak sosialiasi dengan target 311 sosialiasi karena 80 persen pencegahan dan penindakannya 20 persen,” katanya.

Tahun ini, kata dia, pihaknya mendapatkan target tinggi untuk memberantas pungli di Kabupaten Anambas. Ia berharap dapat bersinergi dengan semua pihak terkait agar target yang diberikan dapat terealisasi. Tahap awal, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada Kepala Desa (Kades) dan perangkatnya.

“Apabila masih melanggar, tentunya akan kita tindak karena sosialiasi telah diberikan. Untuk sosialiasi di luar Tarempa akan dimulai pada bulan 4 setelah ombak teduh,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Anambas Abdul Haris mengatakan Saber pungli di Anambas mulai efektif tahun 2018. Kehadiran tim tersebut untuk mencegah praktek pungli di tengah masyarakat.

“Jika 199 kegiatan di tahun 2018 maka untuk lebih baik dari Bintan, Anambas harus melakukan 311,” katanya.

Ia berharap, praktek pungli ini tidak berkembang di Kabupaten Anambas dan menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat.

“Sasaran saat ini bukan hanya kepala desa saja, namun pelaku ekonomi, pelaku jasa dan lainnya juga diberikan sosialisasi,” ujarnya. jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com