SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Saber Pungli Awasi Penerimaan CPNS

  • Reporter:
  • Selasa, 9 Oktober 2018 | 09:35
  • Dibaca : 100 kali
Saber Pungli Awasi Penerimaan CPNS
ilustrasi

KARIMUN – Polres Karimun siap menindaklanjuti laporan masyarakat yang menemukan praktik curang dalam penerimaan CPNS 2018. Tim Saber Pungli dipastikan mengawasi penerimaan.

“Apabila ditemukan, laporkan ke kami. Tentu segera kita tindak lanjuti. Zaman sekarang tidak ada lagi titipan titipan,” kata Ketua Tim Saber Pungli Karimun Kompol Agung Gima Sunarya yang juga menjabat sebagai Wakapolres Karimun baru-baru ini.

Pengawasan tersebut, nantinya akan dilakukan dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Karimun. Seleksi penerimaan CPNS yang dilaksanakan secara nasional tersebut dinilai tidak menutup kemungkinan ada praktik pencaloan yang dapat dimanfaatkan sejumlah oknum untuk meraih keuntungan. Hal tersebut, harus dilakukan pencegahan dengan dilakukan pengawasan yang ketat.

Gima mengatakan, tindakan percaloan harus dicegah, agar dapat menciptakan Kabupaten yang bebas dari tindak pidana korupsi.

“Kami awasi calo-calo yang mengakunya bisa memasukkan seseorang menjadi PNS, tindakan itu tidak ada lagi. Apabila penerimaan CPNS ini bersih, Insya Allah Karimun ke depannya bisa terbebas dari tindak pidana korupsi,” kata Gima.

Ia mengatakan, dalam mengantisipasi kecurangan dalam penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Karimun, tim saber pungli akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, segala bentuk tindak pidana pencaloan akan diberikan tindakkan tegas terhadap pelakunya.

“Kami nanti akan coba komunikasi dengan pihak Pemda, untuk dibuat tim. Agar pihak kepolisian dilibatkan dalam penerimaan CPNS. Apabila kita temukan tentu akan kita tindak tegas,” katanya.

Gima mengatakan, pihaknya akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah daerah, seperti halnya yang dilakukan antara Mabes Polri dan Pemerintah Pusat.

“Memang tidak bisa kita pastikan apakah ada calo atau tidaknya di Karimun, namun peluang itu ada dan bisa dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untum meraih keuntungan,” katanyam

Ia meminta kerjasamanya kepada masyarakat untuk dapat melaporkan perihal adanya temuan pencaloan yang dilakukan oleh oknum- oknum tidak bertanggung jawab kepada pihak kepolisian.

Seperti diketahui, Pemkab Karimun membuka sebanyak 225 formasi dalam penerimaan CPNS 2018. Formasi itu terdiri dari 74 orang tenaga kesehatan, 113 guru dan 40
orang tenaga teknis. ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com