SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Safii Berdalih Tak Sengaja Tikam Pantat Kekasih

Safii Berdalih Tak Sengaja Tikam Pantat Kekasih
Safii Berdalih Tak Sengaja Tikam Kekasih

BATUAMPAR – Polisi membekuk Safii, warga pemukiman Bukit Senyum pada Jumat (9/6) lalu. Lelaki 37 tahun itu ditangkap, karena menusuk pantat kekasihnya menggunakan gunting pemotong kawat.

Kanit Reskrim Polsek Batuampar Iptu Supriadi mengatakan penangkapan Safii berawal dari laporan warga yang menyebutkan terjadi penikaman di lokasi kejadian. Saat tiba di lokasi kejadian, ia melihat Kasmiatun (42) dalam kondisi terluka di bagian pantat kanan.

“Dari pengakuan korban, pelakunya adalah kekasihnya sendiri. Beberapa menit kemudian, Safii berhasil kami tangkap tak jauh dari lokasi kejadian,” kata Supriadi saat ekspos, Rabu (14/6).

Berdasarkan keterangan korban dan saksi di lokasi, Ferry mengatakan, sebelum terjadinya penusukan terjadi cekcok mulut antara Safii dan Kasmiatun.

Saat perempuan itu mau keluar rumah, tiba-tiba dia ditusuk oleh Safii di bagian pantat sebelah kanan. “Pelaku mengaku tidak sengaja, katanya dia mau menarik celana korban yang hendak keluar rumah dan tanpa disengaja gunting yang dipegang pelaku menusuk pantat korban,” ujarnya.

Pemicu percekcokan itu, kata Ferry, karena Kasmiatun merasa kesal terhadap perilaku Safii yang suka berjudi. Namun, saat dinasehati, Safii tak terima sehingga terjadi percekcokan hingga berujung penikaman.

“Pelaku tinggal bersama korban sejak enam bulan lalu, dan pasangan ini pasangan tidak resmi. Tetapi, mereka berdua sering ribut menurut beberapa saksi,” katanya.

Sementara Safii membantah menikam kekasihnya dan berdalih kejadian itu terjadi tanpa ada unsur kesengajaan. “Saya tidak sengaja dan saat cekcok tak sadar kalau tangan saya memegang gunting, saat saya tarik celananya tanpa disadari kalau gunting itu menancap di pantat Kasmiatun,” ujarnya.

Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu menambahkan, sejak enam bulan tinggal bersama Kasmiatun. “Dia (Kasmiatun) selingkuhan saya, sedangkan istri saya ada dua satu di Jawa dan satu lagi di Batam. Status perkawinan keduanya, belum ada yang diceraikan,” akunya.

Safii kini meringkuk di sel tahanan Mapolsek Batuampar dan akan dijerat dengan pasal 351 KUHP juncto UU Darurat dengan ancaman 10 tahun penjara.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com