SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Saksi Baru Ungkap Misteri Kematian Chintya

  • Reporter:
  • Kamis, 20 September 2018 | 10:42
  • Dibaca : 209 kali
Saksi Baru Ungkap Misteri Kematian Chintya
ilustrasi

NONGSA – Kasus kematian Try Cinthya Prasetya, pengantin baru yang ditemukan tewas di parit dekat Hotel Vista pada tahun 2015 silam mulai menemukan titik terang. Terbaru, penyidik kini sudah mengantongi ciri-ciri pelaku pembunuhan berdasarkan keterangan dari seorang saksi baru.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri AKBP Ari Darmanto mengatakan, saksi baru dalam kasus ini yakni orang yang melihat pelaku membuang sepeda motor Chintya pada saat motor tersebut ditemukan.

“Sepeda motor ini ditemukan jauh dari lokasi penemuan jasad korban. Saksi bersedia memberikan keterangan untuk penyelidikan kasus ini,” ujarnya di Mapolda Kepri, Rabu (19/9/2018).

Meski enggan memberikan keterangan di mana sepeda motor tersebut ditemukan saksi, Ari yakin keterangan dari saksi baru ini bisa memberikan petunjuk terbaru tentang ciri-ciri pelaku pembunuhan Chintya guna mengungkap kasus yang sudah tiga tahun belum terungkap ini.

“Motor korban yang ditemukan itu ada yang bawa, jadi saksi ini yang melihat,” katanya.

Selain memeriksa saksi baru dan juga meminta keterangan pihak keluarga, penyidik juga memiliki catatan panggilan terakhir pada handphone korban. Panggilan dan percakapan terakhir di handphone Chintya ini juga menjadi petunjuk dalam pengungkapan kasus ini. “Ada nomor yang tercantum yang melakukan komunikasi di saat sebelum korban ditemukan tewas,” kata Ari.

Jusmaniar, ibu kandung Cynthia sebelumnya menangis haru saat mengetahui jajaran Polda Kepri kembali melakukan olah TKP untuk mengungkap kasus kematian anaknya. Wanita itu sangat berharap polisi dapat mengungkap pembunuh anaknya. “Alhamdulillah semoga dapat diungkap dan tahu siapa pelakunya,” ujarnya.

Ia sangat berharap polisi bisa secepatnya mengungkap pembunuh anaknya, serta berdoa kepada Tuhan untuk memudahkan jalan tim kepolisian untuk mengungkap kasus ini.
“Semoga Allah memberikan petunjuk siapa sebenarnya yang bunuh Chyntia,” ujarnya.

Selain itu, pihak keluarga berterima kasih kepada pihak kepolisian yang ingin mengungkap kasus ini. Menurut dia pengungkapan kematian Chintya adalah harapan keluarganya selama ini yang belum terwujud.

“Semoga nyawa anak kami yang dihilangkan pelaku bisa dipertanggung jawabkan oleh pelakunya,” kata Jusmaniar.

Diberitakan sebelumnya, kepolisian kembali mengusut kasus pembunuhan Try Chintya Prasetya. Hasil olah TKP ulang yang digelar di lokasi kejadian, Kamis (13/9) lalu polisi menemukan petunjuk baru untuk mengungkap pelaku pembunuhan dalam kasus ini.

“Ada petunjuk baru dan kami sudah mendekati sasaran diduga pelaku yang sudah menjadi alibi kami,” kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, AKBP Ari Darmanto usai menggelar olah TKP ulang.

Pihaknya sudah menemukan petunjuk baru yang signifikan untuk dapat mengarah kepada pelaku pembunuhan Chintya. “Kami harus mengumpulkan dahulu hasil penguatan fakta-fakta baru ini,” ujarnya.

Dengan dilakukannya olah TKP ulang ini, penyidik juga akan kembali melakukan pemanggilan ulang pihak keluarga untuk pengumpulan bukti, serta memperkuat penyidikan yang sedang dilakukan.

Polda Kepri juga sudah membentuk tim untuk kembali mengulang kasus ini. “Tim yang sudah dibentuk ini nantinya akan melakukan penyidikan dari awal tentang kasus pembunuhan ini, semoga saja ada titik terang yang akan didapat,” ujar Ari.

Ari menuturkan, selain olah TKP ulang kasus pembunuhan di parit Vistal Hotel, pihaknya juga mengelar olah TKP ulang kasus pembunuhan Dian Milenia Afieta, siswi kelas X SMA Negeri 1 Batam di Sei Ladi. Kasus pembunuhan Dian ini hampir mirip dengan kasus pembunuhan Chintya. Dimana kasusnya berhasil terungkap polisi, dan menangkap Wardiaman Zebua selaku pelaku pembunuhan. “Yang di Sei Ladi memang sudah terungkap, tapi kami ingin mendapatkan fakta saja,” katanya.

Selain kasus pembunuhan Chintya, polisi juga masih berutang kasus pembunuhan Sales promotion girls (SPG) di BCS Mall, Dwi Juli Anggi yang ditemukan tewas dengan luka tusuk di leher, di Bukit Dangas, Sekupang, Rabu 24 Juni 2015 lalu. Sama seperti kasus Chintya, mayat Dwi juga ditemukan pagi hari di pinggir jalan, sekira pukul 09.00.

dicky sigit rakasiwi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com